Piala Dunia 2026 semakin menyajikan drama ketat di fase grup, bahkan sebelum babak penyisihan kedua usai. Tiga tim nasional raksasa sepak bola, Jerman, Amerika Serikat, dan Meksiko, telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar. Keberhasilan mereka menjadi kontras dengan nasib dua negara lainnya yang harus angkat koper lebih cepat dari turnamen akbar ini.
Kabar baik bagi para penggemar sepak bola, Jerman, Amerika Serikat, dan Meksiko telah resmi mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026. Ketiga tim ini menunjukkan performa impresif di awal turnamen, menegaskan status mereka sebagai kekuatan tangguh. Kepastian ini didapat setelah mereka meraih poin maksimal dalam dua pertandingan awal babak grup, menjadikan laga terakhir penyisihan tidak lagi menentukan untuk lolos.
Di sisi lain, panggung Piala Dunia kali ini juga diwarnai dengan kekecewaan bagi dua negara. Timnas Haiti dan Timnas Tunisia menjadi dua negara pertama yang dipastikan tersingkir. Hasil buruk di dua pertandingan awal membuat mereka tidak memiliki peluang lagi untuk merangkak naik dari dasar klasemen, meskipun masih menyisakan satu laga di fase grup.
Meksiko menjadi tim pertama yang berhasil mengunci tiket babak 32 besar. Bermain di hadapan publik sendiri yang memadati stadion, tim berjuluk "El Tri" ini menampilkan performa meyakinkan di Grup A. Mereka sukses membungkam perlawanan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga perdana. Tren positif ini berlanjut saat Meksiko kembali meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan Korea Selatan dengan keunggulan tipis 1-0.
Dengan koleksi enam poin sempurna, posisi Meksiko di puncak klasemen Grup A tidak tergoyahkan. Pertandingan terakhir melawan Republik Ceko dipastikan tidak akan memengaruhi status mereka sebagai juara grup. Di babak 32 besar nanti, Meksiko dijadwalkan akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari grup lain, yang berasal dari Grup C, E, F, H, atau I.
Langkah impresif Meksiko diikuti oleh sesama tim tuan rumah, Amerika Serikat. Skuad berjuluk "The Yanks" ini juga tampil perkasa dan sukses mengunci posisi puncak klasemen di Grup D. Amerika Serikat mengawali kampanye Piala Dunia 2026 dengan performa luar biasa saat melibas Paraguay melalui skor telak 4-1.
Tren positif Amerika Serikat berlanjut pada pertandingan kedua, di mana mereka berhasil membungkam perlawanan Australia dengan skor 2-0. Posisi Amerika Serikat di puncak klasemen dipastikan aman, terlepas dari hasil akhir pertandingan melawan Turki di laga pamungkas grup. Pada fase gugur, mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga terbaik dari Grup B, E, F, I, atau J.
Tak mau kalah, raksasa sepak bola Eropa, Jerman, juga menunjukkan dominasi serupa di Grup E. Skuad asuhan Julian Nagelsmann ini tampil sangat produktif dan menyapu bersih dua laga awal dengan kemenangan. Jerman memulai turnamen dengan pesta gol saat menghancurkan Curacao melalui skor mencolok 7-1.
Jerman kemudian melanjutkan dominasi mereka dengan menundukkan perlawanan sengit Pantai Gading dengan skor 2-1. Hasil impresif tersebut membuat laga pamungkas melawan Ekuador tidak lagi menjadi penentu bagi Jerman untuk lolos. Skuad "Die Mannschaft" kini tinggal menunggu calon lawan dari tim peringkat ketiga terbaik Grup A, B, C, D, atau F.
Sementara itu, awan hitam menggelayuti kubu Tunisia yang dipastikan menjadi juru kunci Grup F. Skuad "Elang Kartago" hancur lebur setelah kalah telak 1-5 dari Swedia pada laga perdana, dan kembali menelan kekalahan 0-4 di tangan Jepang.
Tunisia sebenarnya masih menyisakan satu pertandingan terakhir melawan tim kuat Belanda. Namun, kemenangan atas "Oranje" sekalipun dipastikan tidak akan mampu mengubah nasib tragis mereka di turnamen ini. Bahkan jika Tunisia menang dan Swedia kalah, kedua tim akan sama-sama mengoleksi tiga poin. Namun, regulasi FIFA mengenai keunggulan head-to-head akan membuat Swedia tetap berada di atas Tunisia.
Nasib serupa juga menimpa Haiti di grup mereka setelah menelan dua kekalahan beruntun. Haiti mengawali kiprah mereka dengan kekalahan tipis 0-1 dari Skotlandia, sebelum kemudian dilibas Brasil dengan skor telak 0-3. Laga terakhir melawan Maroko dipastikan tidak akan mengubah posisi "Les Grenadiers" sebagai juru kunci klasemen. Aturan head-to-head FIFA kembali menjadi penjegal, karena Haiti kalah bersaing dari Skotlandia dalam perbandingan agregat gol dan produktivitas mencetak gol.
Perjalanan Piala Dunia 2026 masih akan terus menyajikan kejutan dan drama. Dengan Jerman, AS, dan Meksiko yang sudah melangkah pasti ke babak 32 besar, persaingan untuk memperebutkan tiket tersisa di fase grup akan semakin memanas di sisa pertandingan.











