Jakarta Berlakukan Pengaturan Lalu Lintas, PM Singapura Hadiri Kunjungan Kenegaraan

Heni Maulidya

Jakarta – Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong, ke Indonesia hari ini, Minggu (5/7) hingga besok, Senin (6/7), membawa dampak pada arus lalu lintas di ibu kota. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Langkah ini diambil demi kelancaran dan keamanan rangkaian agenda kenegaraan.

Kompol Robby Hefados, Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa rombongan PM Singapura dijadwalkan memulai aktivitas kenegaraan pada pukul 18.00 WIB. "Indonesia menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Republik Singapura, Y.M. Lawrence Wong," ujar Robby dalam keterangannya, Minggu (5/7), dilansir dari Antara. "Akan ada rangkaian acara kenegaraan pada Minggu-Senin, 5 sampai dengan 6 Juli 2026 pukul 18.00 WIB sampai selesai."

Pengawalan dan pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk penghormatan. Sekaligus menjadi upaya pengamanan bagi tamu negara selama berada di Jakarta. Terdapat sedikitnya delapan ruas jalan yang diprediksi akan dilintasi rombongan.

Namun, Robby memastikan bahwa penutupan jalan tidak akan dilakukan secara total. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Tujuannya adalah untuk meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan lainnya. "Penutupan jalan hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," tegasnya.

Kunjungan ini menjadi momen penting dalam hubungan bilateral Indonesia dan Singapura. Diplomat kedua negara terus menjalin komunikasi erat. Agenda kenegaraan PM Singapura diharapkan mempererat kerja sama di berbagai sektor. Termasuk ekonomi, keamanan, dan budaya. Kunjungan ini juga menjadi bukti komitmen kedua negara. Untuk terus membangun kemitraan strategis.

Meskipun ada penyesuaian lalu lintas, otoritas berharap masyarakat dapat memahami. Pengaturan ini penting demi kelancaran agenda kenegaraan. Pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif. Atau memperhitungkan waktu tempuh lebih awal. Hal ini guna menghindari potensi keterlambatan. Kunjungan PM Singapura ini diharapkan membawa dampak positif bagi kedua negara.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All