Liuzhou – Wuling melalui merek Baojun kembali unjuk gigi di pasar otomotif global dengan meluncurkan Baojun Yep Plus. Kendaraan listrik ini menawarkan gaya SUV mungil yang mengingatkan pada Suzuki Jimny, namun dengan teknologi ramah lingkungan. Tim redaksi detikOto berkesempatan menjajal langsung mobil ini di pusat uji coba SGMW di Liuzhou, Tiongkok.
Baojun Yep Plus merupakan bagian dari grup SAIC-GM-Wuling (SGMW), sama seperti Wuling. Bahkan, mobil ini juga diekspor ke pasar internasional dengan identitas Chevrolet Spark EUV di bawah naungan General Motors.
Desain Baojun Yep Plus mengusung siluet kotak yang kokoh. Tampilannya diperkuat dengan bumper hitam tebal, fender yang melebar, side skirt, dan roof rail. Elemen-elemen ini semakin menegaskan karakter SUV tangguh bergaya off-roader mini.
Memasuki kabin, Yep Plus menyajikan interior modern dengan dominasi layar digital. Tata letak dasbor minim tombol fisik, memberikan kesan futuristik. Ruang kaki dan kepala cukup memadai bagi penumpang dengan tinggi badan 168 cm, seperti yang dirasakan tim penguji.
Di pasar Tiongkok, Baojun Yep Plus hadir dalam empat varian. Pilihan jarak tempuh bervariasi, mulai dari 301 km, 401 km, hingga 501 km, tergantung kapasitas baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang terpasang.
Di balik kapnya, performa motor listrik Yep Plus identik di semua varian. Tenaga yang dihasilkan mencapai 75 kW dengan torsi 170 Nm. Kemampuan akselerasi awal sangat responsif, khas kendaraan listrik, menjadikannya lincah untuk penggunaan perkotaan maupun saat menyalip. Kecepatan maksimal yang bisa dicapai adalah 150 km/jam.
Dari segi dimensi, Baojun Yep Plus memiliki panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.726 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.560 mm. Ukurannya ini sangat mirip dengan Suzuki Jimny 5-door yang memiliki panjang 3.985 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm, dengan wheelbase 2.590 mm.
Dimensi ringkas ini memberikan kelincahan optimal saat bermanuver. Radius putar yang baik terasa saat mobil melibas lintasan uji. Pengujian di trek simulasi jalan rusak pada kecepatan 55 km/jam menunjukkan stabilitas yang baik, meski sedikit getaran masih terasa masuk ke kabin. Perlu dicatat, pengujian ini terbatas pada trek yang disediakan pabrikan.
Menilik harganya di Tiongkok, Baojun Yep Plus dibanderol mulai dari 76.800 yuan hingga 105.800 yuan. Jika dikonversi ke rupiah, harganya berkisar antara Rp 202 juta hingga Rp 279 juta. Angka ini tentu menarik perhatian jika kelak Wuling memutuskan untuk memboyong SUV listrik mungil ini ke pasar Indonesia.











