Indonesia resmi menorehkan sejarah sebagai salah satu negara pendiri Organisasi AI Dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Selasa (28/5/2024), membeberkan alasan strategis di balik partisipasi aktif Tanah Air dalam pembentukan badan global ini, serta menyoroti sederet manfaat signifikan yang akan diraih bangsa.
Airlangga menegaskan bahwa bergabungnya Indonesia sebagai pendiri Organisasi AI Dunia bukan sekadar simbol. Langkah ini membuka pintu bagi Indonesia untuk memainkan peran krusial dalam perumusan kebijakan global terkait kecerdasan buatan, sebuah teknologi yang diprediksi akan mentransformasi berbagai sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Dalam paparannya, Menko Perekonomian merinci berbagai keuntungan yang akan diperoleh Indonesia. Salah satunya adalah kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam menetapkan standar etika dan regulasi kecerdasan buatan di tingkat internasional. Hal ini penting untuk memastikan pengembangan AI berjalan secara bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih lanjut, Airlangga menyebutkan bahwa keanggotaan sebagai pendiri akan memberikan akses eksklusif bagi Indonesia untuk terlibat dalam diskusi strategis mengenai riset dan pengembangan AI. “Kita bisa mendorong kolaborasi riset dan pengembangan AI, serta memastikan bahwa Indonesia tidak tertinggal dalam kemajuan teknologi ini,” ujar Airlangga.
Selain itu, Indonesia berpeluang besar untuk menjadi pusat pengembangan talenta AI di kawasan. Dengan terlibat langsung dalam Organisasi AI Dunia, Indonesia dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan keahlian, serta menciptakan ekosistem yang kondusif bagi lahirnya inovator-inovator AI masa depan.
Airlangga juga menggarisbawahi pentingnya Organisasi AI Dunia dalam mempromosikan pemanfaatan AI untuk tujuan pembangunan berkelanjutan. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam dan keragaman budayanya, dapat mengoptimalkan penerapan AI untuk mengatasi tantangan-tantangan pembangunan, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, hingga penanggulangan bencana.
Pembentukan Organisasi AI Dunia ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan global menuju pemanfaatan kecerdasan buatan yang terarah dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Partisipasi Indonesia sebagai salah satu pendiri menegaskan komitmen negara untuk turut berkontribusi dalam membentuk masa depan teknologi yang lebih baik.
