METRO Department Store menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Kolaborasi ini bertujuan membuka pintu lebar bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar ritel modern.
Langkah konkret ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM nasional. Produk-produk unggulan dari para pelaku usaha lokal kini memiliki kesempatan lebih besar untuk hadir di gerai-gerai METRO.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan secara langsung menyambut baik inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memajukan sektor UMKM. “Kita ingin UMKM kita naik kelas, berdaya saing, dan mampu bersaing di pasar global,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.
Kerja sama ini bukan sekadar simbolis. METRO Department Store berkomitmen memberikan ruang pajang yang memadai. Selain itu, akan ada dukungan dalam hal kurasi produk dan strategi pemasaran.
Hal ini menjadi angin segar bagi UMKM yang selama ini kesulitan menembus pasar ritel besar. Keterbatasan akses dan standar yang tinggi kerap menjadi kendala.
Melalui sinergi ini, UMKM dapat memanfaatkan jaringan distribusi dan basis pelanggan yang dimiliki METRO. Penetrasi pasar yang lebih luas menjadi target utama.
Direktur METRO Department Store, Rini Mulyani, menyatakan antusiasmenya. Ia melihat potensi besar dalam produk-produk UMKM Indonesia. “Kami bangga bisa menjadi jembatan bagi UMKM untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat, khususnya di segmen ritel modern,” tuturnya.
Program kolaborasi ini akan fokus pada berbagai kategori produk. Mulai dari fesyen, aksesori, hingga produk gaya hidup lainnya yang memiliki kualitas baik dan keunikan tersendiri.
Kemendag akan berperan aktif dalam mendampingi UMKM. Pendampingan ini mencakup peningkatan kualitas produk, kemasan, hingga pemahaman standar ritel modern.
Dengan demikian, UMKM tidak hanya sekadar masuk ke ritel modern, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang di dalamnya. Harapannya, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Acara penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada hari ini, Rabu (24/1/2024), di Jakarta. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Kolaborasi METRO dan Kemendag ini diharapkan menjadi model bagi kerja sama serupa di masa depan. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan UMKM.
Dengan dukungan yang terarah, produk UMKM Indonesia berpotensi mendominasi pasar domestik dan bahkan merambah pasar internasional.











