Yatsushiro, 29 Juni 2026 – Perjuangan tim junior Indonesia di Kejuaraan Asia Junior 2026 nomor beregu harus terhenti di babak perempatfinal. Jolin Angelia dan kawan-kawan takluk dari unggulan pertama, Thailand, dengan skor akhir 0-2. Pertandingan yang digelar di Yatsushiro City General Gymnasium pada Senin pagi ini memang menyisakan kekecewaan bagi Merah Putih.
Indonesia sempat membuka harapan di partai pembuka ganda putra. Faizal Pangestu dan Anju Siahaan sempat memimpin 11-7. Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan. Tim Gajah Putih tampil gemilang dan membalikkan keadaan, memaksa Garuda Muda mengakui keunggulan mereka hingga akhir laga.
Manajer Tim, Eskar Denatara, mengakui hasil ini belum sesuai harapan. “Kalau dilihat tadi, terutama di set kedua, nomor andalan kita justru lepas. Ini memberikan tekanan tambahan bagi pemain selanjutnya,” ujarnya.
Meski demikian, Eskar menekankan bahwa fokus kini beralih ke nomor perorangan yang akan dimulai pekan depan. “Masih ada seminggu ke depan di nomor perorangan. Kita akan coba maintain lagi fisik, teknis, taktik, dan terutama mental,” jelasnya.
Ia menambahkan, performa anak-anak asuhnya belum mencapai puncak. “Performa belum yang terbaik, tapi mereka sudah mencoba yang terbaik. Saya tetap apresiasi usaha anak-anak,” imbuhnya.
Eskar melihat sisi positif dari pertandingan ini. “Dengan skema poin 11, anak-anak berani bertanding. Secara kualitas teknis, mereka tidak berbeda jauh. Tinggal bagaimana terus diasah dengan jam terbang turnamen internasional,” paparnya.
Untuk nomor perorangan, Eskar berpesan agar para pemain yakin pada kemampuan diri. “Fokus pada permainan sendiri dan tampil all out. Jadikan pengalaman beregu ini sebagai pelajaran dan tambahan semangat,” pesannya.
Kapten tim, Muhammad Rizky Mubarrok, menyatakan rasa syukur dan bangga atas perjuangan rekan-rekannya. “Hasilnya memang kurang memuaskan, tapi saya bangga melihat teman-teman berjuang mati-matian. Saya senang bisa berada di tim ini sebagai kapten,” ungkap Barrok.
Atas nama tim, Barrok menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung yang belum bisa melaju lebih jauh. “Perjuangan belum selesai, mari kembali fokus untuk nomor perorangan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh putus asa. Kita masih punya peluang membawa pulang medali untuk Indonesia,” tutupnya.
Thailand yang melaju ke semifinal akan berhadapan dengan Hong Kong. Sementara itu, Jepang akan menantang China di bagan sebelah.











