Petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, siap kembali mengukir sejarah di kancah tenis internasional saat ia akan menghadapi wakil Australia, Daria Kasatkina, dalam babak kedua turnamen Grand Slam Wimbledon 2026. Pertandingan yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung di lapangan rumput keramat All England Lawn Tennis Club pada Rabu, 1 Juli, dengan perkiraan waktu mulai pukul 17:00 WIB. Namun, seperti biasa dalam jadwal turnamen tenis, waktu tersebut dapat bergeser bergantung pada durasi laga-laga sebelumnya yang dimainkan di lapangan yang sama.
Laga ini menandai pertemuan pertama antara Janice Tjen dan Daria Kasatkina di sepanjang karier profesional mereka, menambah bumbu persaingan yang belum teruji di antara kedua petenis. Saat ini, Janice Tjen menempati peringkat ke-42 dalam daftar ranking Asosiasi Tenis Wanita (WTA), menunjukkan posisinya sebagai salah satu petenis yang patut diperhitungkan. Di sisi lain, Kasatkina berada di peringkat ke-65 WTA, menempatkannya sedikit di bawah Janice dalam hierarki ranking dunia.
Keberhasilan Janice melangkah ke babak kedua Wimbledon 2026 didapat setelah menunjukkan performa yang luar biasa di babak pembuka. Ia berhasil menyingkirkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor meyakinkan 6-1, 7-6 (7-3). Kemenangan atas petenis berperingkat lebih tinggi ini tentu saja menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi Janice, membuktikan kemampuannya bersaing di level tertinggi. Sementara itu, Daria Kasatkina juga tidak kalah impresif, ia melaju setelah mengalahkan petenis wild card tuan rumah asal Inggris, Mimi Xu, melalui pertarungan tiga set yang ketat, 6-2, 3-6, 6-2.
Menyikapi kemenangannya dan menatap laga selanjutnya, Janice Tjen mengungkapkan perasaannya yang campur aduk antara kebahagiaan dan fokus. "Rasanya sangat senang bisa menang hari ini dan bisa melaju ke ronde kedua," ujar Janice. Ia menambahkan bahwa persiapan matang menjadi kunci, "Untuk pertandingan selanjutnya memang banyak perlu yang banyak dibicarakan dengan pelatih esok hari sebelum dan setelah latihan." Ungkapan ini menunjukkan profesionalisme dan dedikasi Janice dalam mempersiapkan setiap pertandingannya.
Janice juga tidak lupa menyampaikan apresiasinya kepada para pendukung yang selalu setia. "Terima kasih banyak support-nya dari teman-teman yang di rumah dan yang bisa datang juga hari ini di Inggris. Jangan lupa tetap support aku dan Aldila Sutjiadi yang bertanding di Wimbledon kali ini," tambahnya, mengingatkan publik untuk terus memberikan dukungan kepada dirinya dan rekan senegaranya, Aldila Sutjiadi, yang juga berlaga di turnamen prestisius ini. Dukungan dari tanah air dan di lokasi pertandingan menjadi energi tambahan bagi para atlet.
Meskipun secara peringkat Janice Tjen berada di atas Kasatkina, petenis Indonesia ini tidak boleh meremehkan lawannya. Dalam dunia tenis profesional, peringkat hanyalah salah satu indikator, dan performa di lapangan pada hari pertandingan menjadi penentu utama. Latar belakang statistik menunjukkan bahwa Daria Kasatkina memiliki rekor pertandingan yang sedikit lebih baik dalam 10 laga terakhirnya, dengan meraih lima kemenangan. Sementara itu, Janice Tjen mencatatkan tiga kemenangan dalam 10 pertandingan terakhirnya, menyiratkan bahwa Kasatkina sedang dalam momentum yang cukup positif.
Namun, pengalaman Janice menghadapi petenis asal Negeri Kanguru sepanjang tahun ini bisa menjadi modal berharga. Meskipun Kasatkina adalah wakil Australia, pengalaman Janice melawan petenis dari negara tersebut sebelumnya telah memberikan pelajaran berharga. Saat tampil di Abu Dhabi Open 2026, Janice berhadapan dengan Maya Joint pada babak pertama dan berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Kemudian, ketika berjuang di Billie Jean King Cup 2026, Janice Tjen juga sukses mengalahkan Monique Barry dengan skor 2-0. Rekor ini menunjukkan adaptasi Janice yang baik saat menghadapi gaya bermain petenis Australia, meski Kasatkina memiliki karakteristik dan level permainan yang berbeda.
Wimbledon sendiri dikenal sebagai turnamen Grand Slam tertua dan paling bergengsi di dunia, dengan tradisi lapangan rumputnya yang ikonik. Bermain di All England Lawn Tennis Club selalu menjadi impian setiap petenis, dan setiap kemenangan di sini memiliki makna yang sangat besar. Bagi Janice, melangkah ke babak kedua dan mengalahkan unggulan adalah pencapaian signifikan yang dapat mengangkat peringkat serta kepercayaan dirinya di kancah tenis global.
Pertandingan melawan Kasatkina bukan hanya sekadar perebutan tiket ke babak ketiga, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi Janice Tjen untuk menunjukkan konsistensinya di turnamen besar. Tekanan untuk mempertahankan performa setelah kemenangan penting atas Leylah Fernandez tentu ada, namun semangat juang dan persiapan matang diharapkan mampu membimbing Janice menuju kemenangan. Para penggemar tenis Indonesia tentunya menaruh harapan besar agar Janice Tjen dapat terus melaju, membawa nama harum bangsa di salah satu panggung olahraga terbesar dunia.
Jadwal sementara Janice Tjen di Babak 2 Wimbledon 2026:
Janice Tjen vs Daria Kasatkina / All England Lawn Tennis Club / Pukul 17:00 WIB (jadwal awal, dapat berubah)











