Monday, 13 July 2026
BREAKING
BADMINTON

Debut Super 750 Menanti Ubed, Ganda Campuran Indonesia Hadapi Tantangan di Japan Open 2026

Oleh Wibowo July 13, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tokyo, 13 Juli 2026 – Suasana penuh optimisme terasa di Tokyo Metropolitan Gymnasium saat tim bulutangkis Indonesia menggelar sesi latihan terakhir jelang bergulirnya Japan Open 2026. Turnamen BWF World Super 750 yang prestisius ini akan dimulai esok hari, 14 Juli, dan berlangsung hingga 19 Juli, memperebutkan total hadiah senilai 950.000 Dolar AS.

Di antara deretan atlet yang siap unjuk gigi, nama Moh Zaki Ubaidillah, atau akrab disapa Ubed, mencuri perhatian. Pemain tunggal putra yang sukses menjuarai Thailand Masters 2026 ini akan menjalani debutnya di level Super 750. Rasa antusiasme terpancar jelas dari raut wajahnya.

“Alhamdulillah senang bisa tampil di Japan Open, apalagi ini Super 750 pertama saya,” ungkap Ubed dengan penuh semangat. Ia menambahkan, “Tahun ini saya menargetkan diri bisa bermain di turnamen level 750 dan 1000, dan akhirnya bisa mencapai target itu. Pastinya tantangannya lebih besar dan lebih berat karena sudah bertemu banyak pemain top.”

Fokus utama Ubed dalam persiapan menghadapi turnamen ini adalah aspek mental. Ia menyadari persaingan di level ini sangat ketat.

“Pasti kalau dari saya, terutama mental dan semangatnya tidak boleh kendur. Harus bisa mengontrol diri juga karena pastinya tidak mudah bertemu pemain senior,” jelas Ubed. Ia berharap dapat menampilkan permainan terbaiknya sesuai dengan persiapan yang telah dilakukannya.

Mengenai kondisi lapangan, Ubed menyatakan tidak ada angin sama sekali dan laju bola terasa normal. “Saya siap untuk laga pertama,” tegasnya. Kepastian ini menjadi suntikan moral bagi tim Merah Putih.

Namun, di sektor ganda campuran, Indonesia dipastikan tidak dapat menurunkan kekuatan penuh. Dua pasangan andalan, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, terpaksa absen dari turnamen ini karena berbagai alasan.

Manajer tim Indonesia, Shendy Puspa Irawati, menjelaskan kronologisnya. “Felisha bersama pasangannya Jafar Hidayatullah diputuskan mundur dari Japan Open 2026 karena Felisha mengalami cedera pergelangan kaki pada saat latihan, sehingga dinyatakan belum siap untuk bertanding,” ujarnya.

Keputusan ini diambil demi kesehatan atlet. “Pertimbangan kami adalah kondisi kesehatan atlet dengan menitikberatkan pada aspek pemulihan agar dapat kembali berkompetisi dalam kondisi terbaik,” tambah Shendy.

Sementara itu, pasangan Adnan/Indah ditarik dari partisipasi tidak hanya di Japan Open, tetapi juga di China Open 2026. “Berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih, persiapan keduanya dinilai belum berjalan secara maksimal untuk tampil di dua turnamen tersebut,” pungkas Shendy.

Absennya Jafar/Felisha dan Adnan/Indah menambah daftar ganda campuran yang batal tampil. Sebelumnya, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga dipastikan tidak ikut serta.

Dengan demikian, ganda campuran Indonesia di Japan Open 2026 akan mengandalkan duet Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah untuk bersaing di Negeri Sakura. Berikut adalah daftar lengkap pemain Indonesia yang akan berlaga di Japan Open 2026: Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah. Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani. Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi. Ganda Campuran: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait