Sunday, 19 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Dalang Pencurian Permata Louvre Akui Target Jarahan Belum Tercapai

Oleh Muzairi M July 19, 2026 6 hours lalu 0 komentar

Seorang pelaku utama di balik aksi pencurian permata bernilai fantastis, mencapai Rp1,8 triliun, di Museum Louvre, Paris, dilaporkan menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil jarahan. Menurut pengakuannya, jumlah permata yang berhasil dibawa kabur dari museum ternama dunia itu belum sesuai dengan target yang sebenarnya.

Pencurian yang menggemparkan ini terjadi pada tanggal yang belum terungkap secara spesifik dalam laporan awal. Namun, motif di balik aksi nekat ini terkuak melalui pengakuan pelaku yang kini berada dalam penanganan pihak berwajib. Ia mengklaim bahwa seharusnya ada lebih banyak permata berharga yang bisa diangkut dari museum tersebut.

Motivasi pelaku yang diungkapkan ini menambah dimensi baru pada kasus pencurian museum yang dikenal menyimpan koleksi seni dan sejarah paling berharga di dunia. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan aksi ini. Nilai Rp1,8 triliun sendiri merupakan perkiraan kasar dari total aset permata yang berhasil dicuri, menunjukkan skala kerugian yang sangat besar bagi Museum Louvre.

Pernyataan ketidakpuasan pelaku ini menjadi sorotan, mengingat nilai jarahan yang sudah sangat besar. Hal ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai target spesifik pelaku dan seberapa jauh perencanaan matang yang telah mereka susun. Penyelidikan mendalam kini difokuskan untuk mengungkap jaringan pelaku dan mencegah terulangnya kembali insiden serupa di masa mendatang. Pihak museum sendiri dilaporkan sedang melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap koleksi permata mereka yang tersisa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait