NEW JERSEY – Bek kiri tim nasional Jerman, David Raum, dipastikan akan kembali mengisi posisi starter dalam pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Laga krusial ini akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Kamis malam waktu setempat, dengan Raum menggantikan Nathaniel Brown yang harus absen karena cedera pangkal paha. Keputusan ini datang setelah Jerman berhasil mengamankan tiket ke babak gugur sebagai juara grup, memberikan pelatih Julian Nagelsmann ruang untuk melakukan rotasi demi menjaga kebugaran skuad.
Pergantian posisi ini menandai kesempatan perdana bagi kapten RB Leipzig tersebut untuk tampil sebagai starter di turnamen akbar ini. Sebelumnya, posisi bek kiri utama tim Panser memang sempat bergeser ke Nathaniel Brown menjelang dimulainya turnamen akibat cedera pangkal paha yang membayangi Raum. Kini, situasi berbalik, dengan cedera yang menimpa Brown justru membuka jalan bagi Raum untuk menunjukkan kemampuannya di panggung dunia.
Julian Nagelsmann menjelaskan bahwa absennya Brown lebih merupakan langkah pencegahan daripada masalah struktural yang serius. Pelatih Timnas Jerman itu menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik para pemain kunci menjelang babak gugur yang intens. "Nathaniel telah melakoni pertandingan dengan intensitas ekstrem di beberapa laga terakhir. Ini lebih merupakan tindakan pencegahan dan bukan cedera struktural. Jika ini adalah pertandingan sistem gugur, dia bisa saja bermain," ujar Nagelsmann, mengindikasikan bahwa Brown akan siap tempur jika diperlukan di fase selanjutnya.
Keputusan Nagelsmann untuk memainkan Raum juga tak lepas dari apresiasi tinggi sang pelatih terhadap komitmen dan kepribadian pemain berusia 28 tahun itu. Raum dinilai sebagai sosok perekat keharmonisan internal skuad, membawa energi positif yang sangat dibutuhkan dalam sebuah tim yang berjuang di turnamen besar. "Saya sangat senang Anda menjadi bagian dari tim ini, karena Anda selalu membawa kegilaan yang sangat positif," puji Nagelsmann. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa antusiasme tinggi Raum tidak hanya menciptakan atmosfer positif di luar lapangan, tetapi juga memicu ambisi besar untuk mengamankan kemenangan di dalam lapangan. "Dan nafsu yang Anda miliki di luar lapangan untuk menciptakan suasana hati yang baik, Anda juga memilikinya di lapangan untuk memenangkan pertandingan," imbuhnya.
Meskipun mengawali turnamen dari bangku cadangan, David Raum telah menegaskan komitmennya untuk selalu menyokong rekan setim demi meraih hasil maksimal. Bagi Raum, persaingan internal di dalam skuad bukanlah beban, melainkan sebuah sarana pendewasaan diri dan peningkatan performa. "Saya memang saingannya, tetapi yang terpenting bagi saya adalah kesuksesan tim," ujar Raum kepada media t-online, menggarisbawahi mentalitas profesionalnya. Pemain yang sebelumnya memperkuat Greuther Fürth dan TSG Hoffenheim ini melihat situasi tersebut sebagai peluang untuk tumbuh. "Situasi ini bagi saya bukanlah hal yang berat, melainkan sesuatu di mana saya bisa berkembang," katanya. Bahkan, ia secara konsisten menunjukkan sikap suportif dengan memberikan suntikan motivasi bagi kompetitor posisinya menjelang sepak mula. "Bagi saya, sudah sewajarnya saya menghampiri Nene (Nathaniel Brown) sebelum pertandingan dan memberinya perasaan yang baik, meskipun dia bermain di posisi saya," ungkap Raum, menunjukkan sportivitas tinggi.
Selain kontribusinya di lapangan, David Raum juga berharap durasi kerja sama dengan Julian Nagelsmann dapat diperpanjang. Ikatan emosional antarpemain yang telah terbangun kuat di bawah kepemimpinan Nagelsmann menjadi alasan utama. "Saya pasti akan senang jika dia tetap menjadi pelatih timnas. Dia telah membentuk tim dengan semangat tim yang luar biasa di sini, di mana saya juga masih dapat memainkan peran penting," jelas Raum, mengungkapkan kepuasannya terhadap kepemimpinan Nagelsmann.
Di luar lapangan hijau, sisi hangat David Raum juga terefleksikan dalam kehidupan personalnya. Istrinya, Katharina Raum, baru-baru ini merilis aplikasi perjalanan bernama Gaid saat persiapan Piala Dunia sedang berjalan. Pasangan ini menikah di Mallorca pada musim panas 2024, sebuah acara yang penuh makna. Katharina menjelaskan bahwa mereka ingin memiliki ikatan emosional dengan semua tamu di pernikahan mereka. "Kami ingin memiliki ikatan emosional dengan semua orang di pernikahan kami. Penting bagi kami bahwa kami telah mengalami sesuatu bersama orang-orang tersebut dan mereka menemani kami dalam kisah kami," kata Katharina Raum. David sendiri sempat mengutarakan niatnya untuk merayakan hari bahagia secara tertutup bersama kerabat terdekat, "Bersama teman-teman kami, semuanya, tiga hari yang indah, hanya merayakan diri kami."
Ketulusan pasangan yang telah berpacaran selama sepuluh tahun ini juga menuai kekaguman dari berbagai pihak. Desainer busana pengantin, Annika Maria, menyampaikan pujiannya. "Saya sangat menyukai perjalanan gaun pengantin denganmu sejak detik pertama @katharina.raum," tulis Annika Maria di media sosial. Ia juga mendoakan yang terbaik bagi masa depan pernikahan mereka: "Sebuah perjalanan dengan begitu banyak hati dan jiwa. Saya mendoakan yang paling indah untuk cinta kalian berdua!" Keramahan David dan Katharina juga mengundang rasa hormat dari fotografer pernikahan mereka, Julia dan Cameron. "Kathi dan David, dari mana kami harus memulai? Kalian berdua adalah salah satu orang paling ramah, murah hati, dan menyenangkan yang pernah kami temui!" tulis mereka. Bentuk dukungan psikologis dan rasa bangga atas pencapaian karier Raum turut disampaikan Katharina melalui video nominasi resmi DFB di Instagram, "Saya sangat, sangat, sangat senang untukmu! Saya memiliki rasa hormat mutlak atas prestasimu, atas dirimu! Nikmati setiap momen dan aku mencintaimu lebih dari segalanya!"
Perjalanan karier sepak bola David Raum sendiri tidaklah mudah. Rintangan besar sempat membayangi fase awal sebelum akhirnya ia mampu menembus level tertinggi. "Sebagai seorang anak kecil, tidak terbayangkan bagi saya bahwa saya sendiri bisa menjadi pemain tim nasional," kata Raum dalam dokumenter ZDF. Ia bahkan mengaku hampir terlempar dari sepak bola profesional. "Saya sering hampir tergelincir dari dunia profesional. Saya benar-benar tidak memiliki jalan yang lurus ke tim nasional," kenangnya. Kendati demikian, setiap kesempatan mengenakan seragam tim nasional diakui Raum tetap menjadi momen yang emosional dan sangat istimewa. "Itu akan selalu menjadi sesuatu yang sangat istimewa bagi saya," tegasnya.
Dengan David Raum di barisan starter dan semangat tim yang membara, skuad Jerman kini membidik kemenangan penuh atas Ekuador. Pertandingan ini bukan hanya formalitas, melainkan kesempatan untuk mempertahankan tren positif dan memantapkan strategi sebelum melangkah ke fase gugur yang sesungguhnya. Kesiapan mental dan fisik seluruh pemain, termasuk Raum yang kini mendapatkan kembali kepercayaan, akan menjadi kunci bagi Jerman dalam perjalanannya mengarar target juara Piala Dunia 2026.











