Category: BERITA

  • Jadwal Shalat Tasikmalaya 8 Juli 2026: Tepat Waktu untuk Ibadah Muslim

    Jadwal Shalat Tasikmalaya 8 Juli 2026: Tepat Waktu untuk Ibadah Muslim

    Umat Muslim di Tasikmalaya dapat merencanakan ibadah harian dengan seksama. Mengetahui jadwal shalat yang akurat menjadi panduan penting. Hal ini membantu mengatur aktivitas tanpa melupakan kewajiban salat lima waktu.

    Informasi waktu shalat ini penting bagi setiap Muslim. Dengan jadwal yang tepat, ibadah dapat ditunaikan sesuai syariat. Ketaatan pada waktu shalat adalah salah satu pilar utama dalam agama Islam.

    Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut adalah jadwal shalat untuk wilayah Tasikmalaya pada Rabu, 8 Juli 2026. Jadwal ini menjadi acuan penting.

    Pada hari Rabu, 8 Juli 2026, waktu Imsak di Tasikmalaya jatuh pada pukul 04:30 WIB. Dilanjutkan dengan waktu Subuh pada pukul 04:40 WIB.

    Matahari terbit atau waktu Syuruq diperkirakan pada pukul 05:58 WIB. Kemudian, waktu Dhuha akan dimulai pada pukul 06:27 WIB.

    Menjelang siang, waktu Zuhur akan tiba pada pukul 11:56 WIB. Setelah itu, umat Muslim dapat menunaikan salat Ashar mulai pukul 15:16 WIB.

    Menyambut malam, waktu Magrib akan masuk pada pukul 17:47 WIB. Jadwal ini menjadi penanda berakhirnya waktu salat Ashar dan dimulainya salat Magrib.

    Penjadwalan ibadah shalat ini sangat krusial. Umat Muslim di Tasikmalaya dapat menggunakan informasi ini. Mereka dapat menyusun kegiatan harian agar tidak terlewat waktu salat. Akurasi waktu shalat membantu menjaga kekhusyukan beribadah.

    Pemerintah melalui Kementerian Agama secara rutin merilis jadwal shalat. Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat Muslim. Informasi ini dapat diakses melalui berbagai kanal resmi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melayani umat.

    Memperhatikan jadwal shalat harian juga mengajarkan kedisiplinan. Dalam Islam, ketepatan waktu memiliki nilai ibadah tersendiri. Dengan demikian, umat Muslim dapat terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketaatan mereka.

  • Investor Asing Hentikan Langkah di Bursa, Jual Bersih Rp 365,1 Miliar di Sesi I

    Investor Asing Hentikan Langkah di Bursa, Jual Bersih Rp 365,1 Miliar di Sesi I

    Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 7 Juli 2026, diwarnai oleh aksi jual bersih investor asing. Data dari Indo Premier mencatat, aliran dana keluar investor mancanegara mencapai Rp 365,1 miliar sepanjang sesi pertama.

    Nilai transaksi total pada sesi I tercatat sebesar Rp 3,3 triliun. Rinciannya, pembelian oleh investor asing (foreign buy) menyentuh angka Rp 1,5 triliun, sementara penjualan (foreign sell) mencapai Rp 1,8 triliun.

    Saham-saham berkapitalisasi besar atau "big caps" menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memimpin daftar saham yang dilepas, dengan total Rp 100,7 miliar.

    Selanjutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) juga tak luput dari aksi jual, tercatat senilai Rp 82,4 miliar. Investor asing juga terlihat mengurangi kepemilikan pada PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) sebesar Rp 36,6 miliar.

    Saham emiten telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), turut dijual senilai Rp 33,9 miliar. Sektor pertambangan juga terdampak, dengan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) dilepas Rp 30,4 miliar dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp 29 miliar.

    Tekanan jual investor asing juga menyasar saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) senilai Rp 16,6 miliar. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) menyusul dengan pelepasan Rp 14,7 miliar. Emiten sektor konstruksi, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), juga tercatat dilepas Rp 10,2 miliar. Terakhir, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) mengalami penjualan bersih senilai Rp 9,6 miliar.

    Namun, di tengah derasnya aksi jual, beberapa saham masih menarik minat investor global. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham favorit yang paling banyak dikoleksi asing. Pembelian bersih pada saham bank swasta terbesar ini mencapai Rp 63,5 miliar.

    Investor asing juga tampak memborong saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) senilai Rp 25,2 miliar. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) juga dibeli bersih senilai Rp 10,8 miliar.

    Selain itu, saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menarik perhatian dengan pembelian bersih Rp 8,8 miliar. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menyusul dengan nilai Rp 8,2 miliar. Terakhir, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turut diburu senilai Rp 8,1 miliar.

    Perdagangan sesi I hari ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor asing, di mana saham-saham tertentu masih menjadi tujuan investasi, meski secara keseluruhan terjadi aliran dana keluar.

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bocoran Video Ungkap Wajah Sistem Operasi AI Masa Depan Microsoft

    Bocoran Video Ungkap Wajah Sistem Operasi AI Masa Depan Microsoft

    REDMOND – Konsep ambisius Microsoft untuk sistem operasi masa depan yang berpusat pada kecerdasan buatan (AI) baru-baru ini terungkap ke publik melalui bocoran rekaman video prototipe yang dikenal sebagai Project Aion. Dokumen visual ini, yang diyakini dibuat sekitar tahun 2024, memberikan gambaran sekilas tentang visi Microsoft untuk mengintegrasikan AI, khususnya Copilot, dan peramban web Microsoft Edge ke dalam inti sistem operasi.

    Video tersebut menggambarkan sebuah sistem operasi berbasis web yang ringan. Desainnya mengingatkan pada ChromeOS, dengan sebagian besar operasinya mengandalkan aplikasi web dan layanan berbasis cloud. Hal ini menunjukkan pergeseran dari ketergantungan pada aplikasi desktop tradisional Windows.

    Project Aion tampaknya tidak memprioritaskan aplikasi desktop Windows klasik. Dukungan untuk aplikasi Win32 direncanakan melalui layanan cloud, seperti yang terlihat pada Windows 365. Pendekatan ini mengisyaratkan masa depan komputasi yang lebih fleksibel dan terhubung.

    Salah satu fitur menonjol yang diperlihatkan adalah fungsi "Spaces". Fitur ini memungkinkan pengguna mengelompokkan aplikasi dan situs web berdasarkan tugas atau konteks kerja. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi kelancaran pengguna dalam melanjutkan aktivitas mereka.

    Dalam antarmuka yang ditampilkan, Copilot diposisikan sebagai pusat kendali utama sistem. Perannya menggantikan fungsi tradisional seperti menu Start dan peluncur aplikasi konvensional. Hal ini menempatkan AI sebagai garda terdepan dalam interaksi pengguna.

    Namun, perlu dicatat bahwa banyak fitur yang ditampilkan masih dalam tahap konsep. Pada saat rekaman dibuat, beberapa di antaranya belum sepenuhnya berfungsi. Ini menunjukkan bahwa proyek ini masih dalam fase pengembangan awal.

    Microsoft sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai kebocoran video tersebut. Meskipun demikian, laporan industri mengindikasikan bahwa Project Aion, dalam bentuk aslinya, mungkin tidak lagi dilanjutkan. Sebaliknya, banyak fitur AI yang dikembangkan dalam proyek ini kini diintegrasikan langsung ke dalam Windows 11. Selain itu, layanan Copilot juga sudah tersedia bagi pengguna. Pergeseran ini menunjukkan bagaimana visi awal Project Aion telah berevolusi menjadi solusi yang lebih terintegrasi dalam ekosistem Microsoft saat ini.

  • Suara Ibu Shinchan Versi Korea, Kang Hee-sun, Tutup Usia di 65 Tahun

    Suara Ibu Shinchan Versi Korea, Kang Hee-sun, Tutup Usia di 65 Tahun

    Dunia hiburan Korea Selatan berduka. Aktris pengisi suara veteran, Kang Hee-sun, yang dikenal luas sebagai pengisi suara karakter Bong Mi-sun atau ibu Shinchan dalam versi dubbing Korea dari anime populer Crayon Shin-chan, meninggal dunia pada Sabtu (4/7) lalu. Ia mengembuskan napas terakhirnya di usia 65 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker usus besar.

    Kabar duka ini dilaporkan oleh Inven Global. Kang Hee-sun menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Inje University Sanggye Paik. Kondisi kesehatannya dilaporkan terus menurun akibat penyakit yang dideritanya. Ia pertama kali didiagnosis mengidap kanker usus besar pada tahun 2021. Penyakit tersebut kemudian menyebar hingga ke hati.

    Selama lebih dari empat dekade berkarier, Kang Hee-sun merupakan sosok yang sangat dihormati. Debutnya sebagai aktris pengisi suara dimulai pada tahun 1979. Ia bergabung dengan TBC Voice Acting Troupe sebagai anggota angkatan ke-10. Setelah reorganisasi penyiaran di Korea, ia kemudian beralih ke KBS Voice Acting Division.

    Suaranya yang khas melekat kuat di hati para penggemar anime. Perannya sebagai Bong Mi-sun, ibu dari Shinchan, telah ia lakoni selama kurang lebih 26 tahun. Selain karakter ikonik tersebut, Kang Hee-sun juga mengisi suara untuk berbagai tokoh lain. Karyanya meliputi anime populer lainnya, film asing, hingga video game.

    Namun, kontribusi Kang Hee-sun tidak hanya terbatas pada dunia animasi. Suaranya juga sangat akrab di telinga masyarakat Korea. Sejak tahun 1996, ia menjadi pengisi suara untuk pengumuman resmi di jalur kereta bawah tanah Seoul dan Busan. Selama hampir tiga dekade, suaranya menemani jutaan penumpang dalam aktivitas sehari-hari mereka.

    Meskipun telah divonis mengidap kanker dan harus menjalani puluhan sesi kemoterapi, Kang Hee-sun menunjukkan dedikasi luar biasa pada profesinya. Dalam penampilannya di acara televisi "You Quiz on the Block" pada tahun 2024, ia mengungkapkan telah menjalani 47 kali sesi kemoterapi. Meski begitu, ia tetap bersemangat bekerja selama kondisi fisiknya memungkinkan. Perjuangan dan dedikasinya menjadi inspirasi banyak orang.

  • Negosiasi Harga Listrik Hijau ke Singapura Masuki Fase Krusial, Pemerintah Optimis Segera Capai Kesepakatan

    Negosiasi Harga Listrik Hijau ke Singapura Masuki Fase Krusial, Pemerintah Optimis Segera Capai Kesepakatan

    JAKARTA – Rencana ekspor listrik hijau dari Indonesia ke Singapura menghadapi tantangan signifikan pada aspek penetapan harga. Hingga kini, negosiasi antara kedua negara masih bergulir intensif. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mencari skema yang saling menguntungkan.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa proses negosiasi harga listrik terus berjalan. Indonesia berupaya memastikan perjanjian tersebut memberikan manfaat seimbang bagi kedua belah pihak. Ia menambahkan, regulasi di Indonesia memang menempatkan kewenangan penetapan harga listrik di tangan pemerintah.

    "Prosesnya berjalan, namun kita masih menegosiasikan harga," ujar Bahlil dalam keterangan persnya, Selasa (7/7). "Regulasi kita menempatkan harga di pemerintah. Kita ingin ada win-win solution, saling menguntungkan. Kerja sama harus bermanfaat bagi kedua pihak."

    Bahlil meyakini bahwa kesepakatan harga akan segera tercapai. Titik temu tersebut dinilai sangat krusial untuk kelanjutan proyek. Pembahasan harga ini merupakan bagian integral dari implementasi Nota Kesepahaman (MoU) sektor energi.

    MoU tersebut telah ditandatangani kedua negara sejak tahun lalu. Tiga pilar utama kesepakatan itu meliputi ekspor listrik hijau ke Singapura. Selain itu, ada pula pengembangan kawasan industri hijau. Serta kerja sama carbon capture and storage (CCS).

    "Ketiganya merupakan satu kesatuan yang kita tandatangani sejak tahun kemarin," jelas Bahlil. Ia menekankan bahwa ketiga aspek tersebut saling terkait.

    Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Singapura tidak hanya membahas sektor energi. Berbagai agenda kerja sama lainnya juga turut dibahas. Bidang-bidang tersebut mencakup perdagangan dan investasi. Serta konektivitas, ekonomi digital, keamanan siber, dan pertahanan.

    Secara keseluruhan, 26 kesepakatan baru berhasil ditandatangani. Rinciannya, 18 kesepakatan bersifat antar-pemerintah (government to government). Sementara itu, delapan kesepakatan lainnya terjalin antar-pelaku usaha (business to business). Hal ini menunjukkan luasnya cakupan kerja sama bilateral kedua negara.