Sunday, 12 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Bunga Zainal dan Suami Geram, Laporan Dugaan Penipuan 2 Tahun Mandek Picu Aksi ke Mabes Polri

Oleh Wibowo July 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pasangan selebritas Bunga Zainal dan Sukhdev Singh mendatangi Divisi Propam Mabes Polri, mempertanyakan kelanjutan laporan dugaan penipuan yang telah dua tahun belum menunjukkan perkembangan berarti.

Kasus yang merugikan mereka ini sebelumnya ditangani oleh Polda Metro Jaya. Namun, pihak Bunga Zainal merasa proses hukumnya berjalan lamban tanpa kejelasan.

Kuasa hukum Sukhdev Singh, Tommy Sinulingga, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai tidak ada kemajuan signifikan dalam penanganan laporan kliennya sejak diajukan.

Surat permohonan kejelasan status perkara telah dikirimkan pada 13 Mei lalu. Namun, tanggapan yang diterima dinilai tidak memuaskan dan terkesan berbelit-belit.

Menurut Tommy, surat tersebut baru akan didisposisikan ke Bid Propam Polda Metro Jaya setelah dua minggu. Hingga kini, berkasnya belum juga dikirimkan ke instansi terkait.

Proses birokrasi yang panjang ini dinilai menghambat pencarian keadilan bagi korban. Pihak Sukhdev Singh berharap perhatian langsung dari pimpinan Mabes Polri.

Mereka meminta agar Divisi Propam Mabes Polri memberikan atensi khusus. Tujuannya agar pengawasan kasus tetap terjaga dan tidak kembali dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Tommy menegaskan, kliennya membutuhkan penanganan yang lebih profesional dan independen.

Permohonan utama kepada Divisi Propam Polri adalah meminta kebijakan khusus untuk mengambil alih pengawasan.

Mereka ingin perkara tetap di bawah pengawasan Mabes Polri demi menjamin transparansi.

Bunga Zainal sendiri menyindir perbedaan penanganan kasus yang viral di media sosial. Ia merasa laporannya jalan di tempat tanpa penetapan tersangka.

Ia membandingkan dengan kasus lain yang cepat diproses karena mendapat perhatian publik luas.

Kesenjangan kecepatan penanganan ini menimbulkan tanda tanya besar bagi Bunga dan keluarganya.

Bunga mengaku lelah dan merasa malu terus menanyakan perkembangan kasus tanpa hasil nyata selama dua tahun.

Tekanan batin akibat ketidakpastian hukum ini menjadi alasan utama mereka mencari perlindungan ke Mabes Polri.

Perasaan ketidakadilan dan keinginan membela hak suaminya mendorong langkah ini.

Mereka menantikan langkah konkret dari kepolisian untuk menyelesaikan kasus yang merugikan keluarganya ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait