Friday, 10 July 2026
BREAKING
POLITIK

Bukan Sekadar Naik Tarif, DKI Pertimbangkan Perluasan Manfaat Transjakarta Gratis

Oleh Danu Ilham July 10, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji kemungkinan perluasan cakupan penerima manfaat program transportasi umum gratis. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rencana penyesuaian tarif Transjakarta dan Transjabodetabek yang akan segera diberlakukan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengemukakan bahwa kebijakan baru ini bukan hanya sekadar menyesuaikan harga tiket. Ada pertimbangan matang untuk memberikan keringanan lebih bagi warga kurang mampu.

“Kami melihat adanya potensi untuk menambah jumlah kelompok masyarakat yang berhak menikmati layanan bus gratis,” ujar Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Kamis (13/10/2022).

Rencana kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek memang menjadi sorotan publik. Meskipun belum ada tanggal pasti, Pemprov DKI menyatakan bahwa penyesuaian tarif ini diperlukan untuk menjaga keberlanjutan operasional transportasi publik.

Namun, pemerintah daerah tidak ingin kebijakan ini justru membebani masyarakat. Oleh karena itu, strategi penambahan penerima manfaat transportasi gratis menjadi salah satu solusi yang sedang didalami.

Saat ini, program transportasi gratis telah menyasar beberapa kategori warga, seperti pelajar, lansia, veteran, dan penyandang disabilitas. Dengan adanya kajian ini, diharapkan daftar penerima manfaat akan semakin panjang.

Detail mengenai kriteria tambahan penerima manfaat masih dalam tahap pembahasan intensif. Tim Pemprov DKI sedang menganalisis data sosial ekonomi warga untuk menentukan kelompok mana saja yang paling membutuhkan dukungan transportasi.

Anies Baswedan menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan bahwa setiap warga Jakarta memiliki akses yang layak terhadap transportasi publik. Kenaikan tarif, jika memang harus dilakukan, harus dibarengi dengan skema perlindungan sosial yang kuat.

“Kami ingin memastikan bahwa kenaikan tarif tidak menjadi penghalang bagi warga untuk beraktivitas. Justru, kami ingin memperluas kesempatan bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Meskipun demikian, Anies belum merinci besaran kenaikan tarif yang diusulkan maupun detail teknis mengenai penambahan kategori penerima manfaat. Informasi lebih lanjut diharapkan akan disampaikan setelah kajian ini rampung dan mendapat persetujuan dari berbagai pihak terkait.

Kajian ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang berkeadilan, di mana sistem transportasi publik tetap efisien dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat DKI Jakarta.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait