Bos Pramac MotoGP Ungkap Kesamaan Toprak Razgatlioglu dengan Dua Juara Grand Prix

Wibowo

Jakarta – Bos tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, membandingkan talenta pembalap Toprak Razgatlioglu dengan dua juara Grand Prix sebelumnya. Perbandingan ini muncul di tengah musim debut Razgatlioglu yang penuh tantangan di MotoGP.

Razgatlioglu bergabung dengan Pramac Yamaha pada musim ini. Namun, sejauh ini perjalanannya di kelas utama grand prix belum mulus. Setelah sepuluh seri balapan, ia belum mampu menembus posisi sepuluh besar. Puncaknya, ia terpaksa retired di seri terakhir di Assen akibat masalah getaran ekstrem pada motornya.

Meskipun demikian, Borsoi tetap melihat progres positif dari Razgatlioglu. Ia merasa bahwa performa sang pembalap tertahan oleh performa motor Yamaha M1 yang belum mampu meraih podium di musim ini.

"Perkembangan Toprak terlihat jelas," ujar Borsoi dalam sebuah wawancara dengan publikasi Italia, Motosprint. "Ia sesuai ekspektasi kami. Baik dia maupun kami merasa puas."

"Banyak yang ingin melihatnya bersaing di depan. Namun, situasi dan momen saat ini belum memungkinkan," tambahnya. "Motornya belum banyak membantu. Kesulitan di awal musim memang ada, tapi ia melakukan pekerjaan luar biasa. Ia mendengarkan tim, dan hasil akan terlihat."

Talenta Razgatlioglu memang tampak unik. Terutama di ajang World Superbike (WSBK), ia dikenal dengan gaya balapnya yang khas dan performa impresif. Namun, Borsoi melihat ada kemiripan antara Razgatlioglu dengan beberapa pembalap yang pernah bekerja dengannya di tim Aspar.

"Mereka semua sedikit berbeda, jadi sulit untuk membuat perbandingan langsung. Namun, Miller dan Razgatlioglu sangat mirip," ungkap Borsoi. "Toprak mengingatkan saya pada Terol atau Alonso dalam cara mereka berinteraksi dengan tim dan sikap mereka yang baik."

"Dalam kasus Alonso dan Toprak, bakatlah yang mengikat mereka," lanjutnya.

Musim kedua Razgatlioglu di MotoGP diprediksi akan mengalami perubahan signifikan. Regulasi baru akan memperkenalkan mesin 850cc dan penggunaan ban Pirelli. Pergantian ban ini diperkirakan akan menguntungkan Razgatlioglu, mengingat pengalamannya yang luas dengan ban Pirelli saat masih berlaga di WSBK.

Razgatlioglu sendiri merupakan satu-satunya pembalap Yamaha yang mengikuti tes mesin 850cc di Brno setelah Grand Prix Ceko. Borsoi mengonfirmasi bahwa pembalap asal Turki itu merasa lebih nyaman dengan ban baru tersebut.

"Tes di Brno sangat positif. Meskipun motornya masih dalam tahap awal pengembangan dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," jelas Borsoi. "Motor baru ini dengan mesin dan ban Pirelli terasa lebih mendekati kompetitor lain. Berkat ban Pirelli, Toprak menemukan ritme yang lebih sesuai dengan gaya balapnya dan dunia yang ia kenal."

"Mesin 850cc terlihat sebagai langkah maju, namun kami harus terus meningkatkan performanya. Keseimbangan motor secara keseluruhan lebih baik dan lebih bertenaga. Kami memulai dengan baik," tutupnya.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All