BMW mengukuhkan komitmennya terhadap era elektrifikasi dengan mengumumkan rencana ambisius untuk meluncurkan 40 model baru di bawah platform “Neue Klasse” hingga tahun 2027. Langkah ini menandai transformasi besar bagi produsen mobil asal Jerman tersebut, dengan peluncuran BMW New iX3 sebagai pionir dari generasi mendatang ini.
Model produksi massal pertama dari “Neue Klasse”, BMW New iX3, baru saja diperkenalkan, membuka jalan bagi serangkaian inovasi yang akan mendefinisikan ulang pengalaman berkendara BMW di masa depan. Platform “Neue Klasse” ini tidak hanya berfokus pada elektrifikasi, tetapi juga mengintegrasikan teknologi digital dan keberlanjutan secara menyeluruh.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh CEO BMW, Oliver Zipse, dalam sebuah kesempatan. Ia menekankan bahwa “Neue Klasse” bukan sekadar nama model baru, melainkan sebuah arsitektur kendaraan yang dirancang dari awal untuk kendaraan listrik. “Setiap model yang kami luncurkan di masa depan akan dibangun di atas platform ini,” ujar Zipse.
Strategi BMW ini menunjukkan pergeseran fokus yang signifikan dari mesin pembakaran internal ke kendaraan listrik baterai (BEV). Zipse menambahkan bahwa pada tahun 2030, BMW menargetkan setidaknya separuh dari total penjualannya akan terdiri dari kendaraan listrik. Peluncuran 40 model “Neue Klasse” dalam rentang waktu yang relatif singkat ini menjadi bukti keseriusan BMW dalam mencapai target tersebut.
Lebih lanjut, Zipse menjelaskan bahwa “Neue Klasse” akan mencakup berbagai segmen kendaraan, mulai dari sedan hingga SUV, memastikan bahwa BMW dapat memenuhi beragam kebutuhan konsumen di pasar global. “Kami tidak hanya akan menawarkan lebih banyak pilihan mobil listrik, tetapi juga memastikan bahwa setiap model baru ini akan menghadirkan pengalaman berkendara BMW yang otentik, yang dikenal dengan dinamika dan kualitas premiumnya,” tegasnya.
Investasi besar-besaran pada platform “Neue Klasse” ini juga mencakup pengembangan teknologi baterai generasi berikutnya, arsitektur perangkat lunak yang canggih, dan proses produksi yang lebih berkelanjutan. Dengan langkah ini, BMW berambisi untuk tetap menjadi pemimpin dalam industri otomotif di era elektrifikasi yang semakin pesat.
