Betrand Peto akhirnya angkat bicara mengenai kegaduhan yang ia buat di media sosial terkait konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah. Pemuda yang akrab disapa Onyo ini menyampaikan permohonan maaf atas sikap vokalnya selama ini.
Penyanyi muda ini mengaku hanya mendambakan kedamaian bagi keluarganya. Ia berharap permasalahan yang menimpa kedua orang tua angkatnya dapat segera berakhir dan menemukan titik terang.
Harapan tersebut disampaikan Betrand saat ditemui awak media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026). Ia menegaskan ingin situasi kembali kondusif seperti sedia kala.
Keaktifan Betrand di media sosial yang sempat memicu perdebatan publik rupanya didasari oleh rasa sayang yang mendalam kepada Ruben Onsu. Ia mengaku tindakannya tersebut merupakan bentuk perlindungan untuk sang ayah.
Onyo menyadari bahwa opininya di dunia maya mungkin menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen. Dengan kedewasaan sikapnya, ia pun memohon maaf jika ada pihak yang merasa tersinggung atau tersakiti oleh ucapannya.
Sebelumnya, nama Betrand sempat menjadi sorotan tajam setelah mengunggah curhatan bernada berani. Ia sempat menyinggung kehadiran sosok tante yang diklaim pernah melakukan tindakan fisik berupa tamparan kepadanya.
Tidak berhenti di situ, Betrand juga mengungkapkan keresahan mendalam mengenai kondisi adik-adiknya. Ia merasa ada perubahan gelagat pada sang adik saat dirinya bertemu dengan Ruben Onsu.
Onyo merasa adik-adiknya menunjukkan perilaku yang tidak seperti biasanya. Baginya, sikap tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai lingkungan tempat mereka berada saat ini.
Dalam salah satu unggahannya, Betrand sempat memberikan pesan menohok terkait pola asuh anak. Ia menegaskan bahwa anak-anak semestinya mendapatkan kenyamanan saat tinggal bersama orang tua kandung.
Ia secara tersirat mengkritik pola asuh yang justru lebih banyak menghabiskan waktu bersama om atau tante daripada orang tua kandung. Pernyataan ini pun sempat memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.
Betrand kini memilih untuk lebih tenang dan menyerahkan seluruh proses penyelesaian masalah kepada pihak terkait. Ia berharap niat baiknya untuk menjaga keutuhan keluarga bisa dipahami dengan bijak oleh publik.
Fokus utamanya saat ini adalah memastikan kondisi mentalnya tetap terjaga di tengah badai keluarga. Dukungan dari para penggemar pun terus mengalir agar pemuda asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini tetap tegar menghadapi situasi sulit tersebut.











