Bagnaia Geser Posisi di Papan Klasemen Kemenangan MotoGP Sprint, Martin dan Marquez Masih Unggul

Wibowo

Kemenangan Pecco Bagnaia di Sirkuit Brno pada Sabtu lalu menandai podium tertinggi pertamanya di musim ini, sekaligus menambah catatan impresifnya menjadi 14 kemenangan Sprint sepanjang kariernya di MotoGP. Meski demikian, sang juara dunia ganda tersebut masih tertahan di posisi ketiga dalam daftar pembalap dengan kemenangan Sprint terbanyak sepanjang masa. Namun, raihan terbarunya ini berhasil memperkecil jarak dengan duo pembalap terdepan, Jorge Martin dan Marc Marquez.

Sejak format balapan Sprint diperkenalkan pada awal musim 2023, yang diselenggarakan pada Sabtu sore setiap akhir pekan grand prix, total sebelas pembalap telah berhasil meraih kemenangan. Dari jumlah tersebut, tiga nama secara konsisten mendominasi lintasan: Jorge Martin, Marc Marquez, dan Francesco Bagnaia. Ketiganya telah menunjukkan superioritas mereka dalam perebutan poin ekstra di balapan paruh jarak ini.

Musim 2023 menjadi saksi dominasi Bagnaia yang berhasil menyabet gelar juara dunia. Setahun kemudian, giliran Jorge Martin yang unjuk gigi di musim 2024, dan prediksi terbaru menempatkan Marc Marquez sebagai kampiun di musim 2025. Performa konsisten mereka di ajang Sprint tidak hanya mencerminkan kecepatan murni, tetapi juga kemampuan adaptasi strategis dalam format balapan yang lebih pendek dan intens.

Di luar trio teratas, beberapa nama lain juga telah mencatatkan kemenangan Sprint mereka. Musim 2026 menjadi musim yang cukup menarik dengan munculnya dua pembalap baru yang meraih kemenangan Sprint perdana mereka. Pedro Acosta, yang membela tim Red Bull KTM, berhasil naik podium tertinggi di Buriram, Thailand. Tak lama kemudian, Raul Fernandez dari tim Trackhouse Aprilia mengikuti jejaknya dengan kemenangan di Mugello, Italia.

Meskipun balapan Sprint tidak dianggap sebagai kemenangan Grand Prix resmi, poin yang diraih memiliki bobot yang signifikan dalam klasemen kejuaraan. Pembalap yang keluar sebagai juara akan mendapatkan 12 poin, diikuti oleh 9 poin untuk posisi kedua, 7 poin untuk peringkat ketiga, dan seterusnya hingga 1 poin untuk posisi kesembilan. Sistem poin ini menambah dimensi strategis yang krusial dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP.

Berikut adalah daftar lengkap pembalap dengan kemenangan terbanyak di balapan MotoGP Sprint sepanjang masa:

Posisi teratas ditempati oleh Jorge Martin dan Marc Marquez yang sama-sama mengoleksi 18 kemenangan Sprint. Martin terakhir kali meraih kemenangan di Le Mans pada tahun 2026, sementara Marquez mencapainya di Balaton Park pada tahun yang sama. Di belakang mereka, Francesco Bagnaia berada di posisi ketiga dengan 14 kemenangan, kemenangan terbarunya diraih di Brno pada 2026.

Alex Marquez menempati posisi keempat dengan 6 kemenangan, yang terakhir diraih di Catalunya pada 2026. Marco Bezzecchi menyusul di posisi kelima dengan 4 kemenangan, dengan kemenangan terakhirnya di Australia pada 2025.

Beberapa pembalap tercatat memiliki 2 kemenangan Sprint. Brad Binder meraihnya di Spanyol pada 2023, Maverick Vinales di Amerika Serikat pada 2024, Aleix Espargaro di Catalunya pada 2024, dan Enea Bastianini di Thailand pada 2024.

Di peringkat terakhir dalam daftar ini, terdapat dua nama yang masing-masing mengoleksi 1 kemenangan Sprint. Pedro Acosta meraihnya di Thailand pada 2026, dan Raul Fernandez di Italia pada 2026.

Perkembangan dalam daftar pemenang MotoGP Sprint ini mencerminkan dinamika persaingan yang terus berubah. Munculnya talenta-talenta baru seperti Pedro Acosta dan Raul Fernandez menunjukkan bahwa peta persaingan semakin ketat. Sementara itu, para veteran seperti Bagnaia, Martin, dan Marquez terus berjuang untuk mempertahankan dominasi mereka, memberikan tontonan yang menegangkan bagi para penggemar MotoGP di setiap akhir pekan balapan. Perjalanan musim ini masih panjang, dan bukan tidak mungkin daftar ini akan terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All