Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Antisipasi El Nino 2026, Ratusan Pekebun Sawit Wajo Dibekali Jurus Jitu Hadapi Kemarau Panjang

Oleh Yohanes July 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian dan Akademi Komunitas Perkebunan (AKPY) baru-baru ini menggelar pelatihan intensif.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali 150 pekebun kelapa sawit di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Fokus utama pelatihan adalah strategi adaptasi menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Terutama kekeringan yang diprediksi akan semakin parah akibat fenomena El Nino pada tahun 2026 mendatang.

Pelatihan teknis budidaya kelapa sawit ini menjadi krusial bagi para petani.

Mereka dituntut untuk mampu mengelola perkebunan secara efektif di tengah perubahan iklim global.

Pihak penyelenggara menekankan pentingnya penerapan praktik agronomi yang tepat.

Hal ini mencakup teknik pemupukan berimbang dan pengelolaan air yang efisien guna menjaga produktivitas tanaman.

Selain itu, pekebun juga diberikan pemahaman mendalam mengenai varietas kelapa sawit yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan.

Mereka diajak untuk mengaplikasikan metode irigasi yang inovatif jika diperlukan.

Pentingnya pengamatan kondisi lahan secara rutin juga menjadi materi penting.

Dengan demikian, pekebun dapat mendeteksi dini potensi masalah yang timbul akibat perubahan cuaca.

Kepala BPDP KS, dalam sambutannya, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung petani sawit.

Dukungan ini meliputi penyediaan akses informasi terkini dan pelatihan berkelanjutan.

Tujuannya agar sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia tetap tangguh.

Ketangguhan ini penting dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim.

Para peserta pelatihan menyambut baik inisiatif ini.

Mereka berharap ilmu yang didapat dapat segera diaplikasikan di lapangan.

Harapannya, hasil panen tetap optimal meski dihadapkan pada cuaca ekstrem.

Kabupaten Wajo, sebagai salah satu sentra perkebunan sawit, menjadi lokasi strategis pelaksanaan program ini.

Upaya ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain yang juga terdampak ancaman El Nino.

Dengan kesiapan yang matang, pekebun sawit Indonesia diharapkan mampu melewati masa sulit dan menjaga keberlanjutan komoditas andalan nasional ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait