Perusahaan kecerdasan buatan, Anthropic, kini semakin serius untuk mewujudkan ambisinya dalam memproduksi chip AI sendiri. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mengatasi kelangkaan pasokan chip yang tengah menghantui industri teknologi global.
Berdasarkan laporan terbaru dari The Information yang terbit pada Kamis, Anthropic dikabarkan tengah menjalin komunikasi intensif dengan raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung. Diskusi tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pembuatan chip kecerdasan buatan khusus yang dirancang sesuai kebutuhan Anthropic.
Meski demikian, pihak Anthropic belum memberikan detail spesifik mengenai rencana tersebut. Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait fungsi utama chip tersebut, spesifikasi teknisnya, maupun bagaimana komponen ini akan diintegrasikan ke dalam infrastruktur server mereka di masa depan.
Saat dimintai tanggapan, Anthropic menegaskan kepada TechCrunch bahwa strategi komputasi perusahaan tetap mengandalkan diversifikasi perangkat keras. Mereka memastikan tetap akan menggunakan chip dari penyedia utama seperti Google, Amazon, dan Nvidia sebagai fondasi utama operasional mereka.
Terkait wacana kemitraan dengan Samsung, pihak Anthropic memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Upaya pengembangan chip kustom ini sebenarnya bukanlah hal baru di industri AI. Banyak perusahaan rintisan kini mulai melirik perangkat keras buatan sendiri untuk mendapatkan keunggulan komputasi spesifik sekaligus mengurangi ketergantungan pada Nvidia yang saat ini mendominasi pasar global.
Langkah Anthropic ini ditengarai sebagai respons atas manuver kompetitor utamanya, OpenAI. Sebelumnya, OpenAI telah mengumumkan kolaborasi strategis dengan Broadcom untuk memproduksi prosesor inferensi kustom bernama Jalapeño. OpenAI mengklaim bahwa chip tersebut menawarkan efisiensi daya yang jauh lebih unggul dibandingkan produk pesaing di pasar saat ini.
Di sisi lain, Samsung sendiri bukan pemain baru dalam ekosistem kecerdasan buatan. Perusahaan ini telah lama menjadi mitra kunci bagi Nvidia dalam memproduksi chip yang dibutuhkan untuk melatih model-model AI berskala besar. Selain itu, Samsung juga tengah menjalin kerja sama dengan Nvidia untuk membangun pabrik chip AI khusus di Korea Selatan.
Keterlibatan Samsung dalam industri chip AI semakin luas dengan adanya laporan mengenai diskusi kemitraan serupa dengan Google. Dengan kapabilitas manufaktur yang dimiliki Samsung, langkah Anthropic untuk menggandeng mereka dianggap sebagai langkah logis untuk mengamankan rantai pasokan chip di tengah ketatnya persaingan teknologi AI yang terus berkembang pesat setiap tahunnya. Rencana ini sekaligus mempertegas bahwa dominasi perangkat keras kini menjadi medan tempur baru bagi perusahaan-perusahaan pengembang AI terkemuka di dunia.











