Aksi Arogan Pengendara Ninja di Jaksel: Berujung Pemukulan, Pelaku Diringkus Polisi

Emanuel

Jakarta – Sebuah insiden pemukulan yang terekam kamera dan beredar luas di media sosial akhirnya berbuntut panjang. Pelaku, seorang pengendara motor Kawasaki Ninja berinisial FRS (37), yang menunjukkan aksi arogan bak ‘bang jago’, telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan ini dilakukan setelah video kejadian tersebut viral dan menimbulkan keresahan publik.

Menurut keterangan resmi Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, motif di balik aksi pemukulan tersebut terungkap. Semuanya bermula ketika korban merasa sepeda motornya ditabrak beberapa kali dari belakang oleh pelaku. Insiden ini terjadi saat korban sedang mengendarai kendaraannya.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban, spakbor belakang terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku," ujar Kompol Nurma Dewi, seperti dikutip dari detikNews, Senin (6/7).

Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, korban kemudian berusaha menegur pelaku. Namun, respons pelaku justru di luar dugaan. Alih-alih meminta maaf atau memberikan penjelasan, pelaku justru langsung melancarkan aksi kekerasan.

"Sehingga korban menegor pelaku. Namun bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban," jelas Kompol Nurma Dewi.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah bergerak cepat menyelidiki kasus ini setelah video kejadian tersebut menjadi sorotan. Penangkapan terhadap FRS dikonfirmasi pada Minggu (5/7).

Dalam video yang beredar, terlihat jelas detik-detik pemotor Kawasaki Ninja berwarna hijau itu menggeber motornya sambil membuntuti korban. Suasana semakin mencekam ketika pelaku terlihat memukul kepala korban beberapa kali. Korban dalam video terdengar bingung dan berusaha menanyakan alasan pemukulan tersebut.

"Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?" ujar korban dalam video.

Pelaku, dengan nada menantang, justru membalas dengan pertanyaan yang lebih provokatif. "Ya udah video call bokap (bapak) lu," jawab pemotor Ninja. Korban terus mencoba mengklarifikasi masalah yang sebenarnya, "Kenapa? Ya kenapa mukul? Masalahnya apa?". Namun, pelaku semakin merespons dengan arogansi, "Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?".

Korban sendiri mengaku tidak memahami apa kesalahannya hingga tiba-tiba menjadi sasaran amuk pelaku di jalanan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas dan pentingnya penyelesaian masalah secara damai, bukan dengan kekerasan. Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All