Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
DUNIA

Pangeran Haakon Resmi Naik Takhta Kerajaan Norwegia, Rakyat Berduka untuk Raja Harald V

Oleh Rini Widiyarti September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pangeran Haakon secara resmi mengambil sumpah sebagai Raja Norwegia yang baru, menandai langkah besar pertama dalam pemerintahannya. Pengambilan sumpah ini berlangsung sehari setelah ayahnya, mendiang Raja Harald V, disemayamkan di Istana Kerajaan. Rakyat Norwegia berbondong-bondong memberikan penghormatan terakhir bagi raja yang mereka cintai.

Upacara pengambilan sumpah yang khidmat dilaksanakan di Istana Kerajaan pada Minggu, 21 Januari 2024. Di hadapan anggota Dewan Negara, Pangeran Haakon mengucapkan sumpah kesetiaan terhadap konstitusi Norwegia. “Saya bersumpah untuk memerintah Kerajaan Norwegia sesuai dengan Konstitusinya dan hukumnya,” ujar Raja Haakon, sebuah pernyataan yang menggarisbawahi komitmennya terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan kedaulatan hukum.

Prosesi ini menjadi momen penting yang sarat makna, terutama mengingat suasana duka yang menyelimuti bangsa. Raja Harald V, yang berkuasa selama 33 tahun, wafat pada usia 87 tahun pada Minggu pagi. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang mendalam di hati rakyat Norwegia. Sejak pengumuman duka, Istana Kerajaan telah dipadati oleh warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Raja Harald V dikenal luas karena kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat dan dedikasinya yang tak tergoyahkan selama masa pemerintahannya. Ia memimpin Norwegia melewati berbagai tantangan, termasuk bencana alam dan krisis ekonomi, dengan kebijaksanaan dan ketenangan. “Beliau adalah raja yang kami cintai, seorang ayah bagi bangsa ini,” ujar salah seorang pelayat yang enggan disebutkan namanya, mencerminkan sentimen banyak warga.

Dengan naiknya Raja Haakon, Norwegia memasuki era baru di bawah kepemimpinan monarki. Raja Haakon, yang kini berusia 50 tahun, telah dipersiapkan untuk peran ini sepanjang hidupnya. Ia dikenal sebagai sosok yang progresif dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Sang Raja baru telah menyatakan tekadnya untuk melanjutkan warisan ayahnya, sambil membawa visi baru untuk masa depan Norwegia.

Meskipun suasana duka masih terasa kuat, transisi kekuasaan ini berjalan lancar, mencerminkan stabilitas institusi monarki Norwegia. Rakyat Norwegia kini menaruh harapan besar pada Raja Haakon untuk memimpin mereka menuju masa depan yang lebih baik, sembari terus mengenang dan menghormati jasa-jasa Raja Harald V.

Bagikan: Facebook X WhatsApp