Teknologi kecerdasan buatan (AI) etis kini hadir menghidupkan kembali narasi sejarah Candi Borobudur melalui sebuah inisiatif bernama Purwacarita. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan penggambaran sejarah yang otentik dan akurat, menghindari distorsi atau penyalahgunaan informasi.
Azhar Fuad, CEO dari Curaweda, perusahaan yang terlibat dalam pengembangan teknologi ini, memaparkan bahwa implementasi AI etis dalam proyek Purwacarita didasari oleh keinginan kuat untuk menjaga integritas sejarah. “Kami ingin memastikan bahwa narasi yang disajikan oleh AI benar-benar mencerminkan fakta sejarah yang ada, tanpa menambah-nambah atau mengurangi,” ujar Azhar dalam sebuah kesempatan.
Metodologi yang diterapkan oleh Curaweda melibatkan penggunaan data-data historis yang terverifikasi dan sumber-sumber terpercaya sebagai fondasi pelatihan AI. Proses ini bukan tanpa tantangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah bagaimana AI dapat memahami dan merepresentasikan nuansa serta konteks sejarah yang kompleks, terutama terkait dengan interpretasi dan interpretasi ulang dari berbagai sumber.
Azhar Fuad menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati dalam pengembangan AI untuk proyek seperti Purwacarita Borobudur. “Setiap data yang dimasukkan ke dalam sistem harus melalui proses validasi yang ketat. Ini penting untuk mencegah AI menghasilkan informasi yang keliru atau bias,” jelasnya.
Lebih lanjut, Azhar menjelaskan bahwa AI etis ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang imersif bagi pengunjung, memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan sejarah Borobudur secara lebih mendalam. Namun, fokus utamanya tetap pada akurasi dan kejujuran historis. AI tidak diprogram untuk berkreasi secara bebas yang berpotensi merusak citra sejarah.
Dalam konteks Purwacarita Borobudur, AI etis berperan sebagai ‘penjaga gerbang’ informasi sejarah, memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan, baik itu dalam bentuk narasi audio, visual, maupun interaktif, tetap berakar pada bukti-bukti sejarah yang ada. Hal ini menjadi krusial mengingat Borobudur bukan sekadar situs bersejarah, melainkan juga warisan dunia yang memiliki nilai budaya dan spiritual mendalam bagi banyak orang.
