Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
BERITA

Prediksi Produksi Jagung Nasional Capai 14,25 Juta Ton pada Akhir 2026

Oleh Emanuel September 1, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi jagung pipilan kering di Indonesia akan menyentuh angka 14,25 juta ton pada periode Januari hingga Oktober 2026. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan tipis sebesar 1,25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Perkiraan ini disampaikan oleh BPS seiring dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan komoditas pangan strategis. Peningkatan produksi jagung, meskipun tidak signifikan, diharapkan dapat berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan domestik dan stabilitas harga.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada berbagai faktor, termasuk luas panen dan produktivitas rata-rata per hektar. “Produksi jagung pipilan kering pada Januari-Oktober 2026 diperkirakan sebesar 14,25 juta ton,” ujarnya.

Angka 14,25 juta ton ini merupakan gambaran dari total potensi produksi yang dihasilkan dalam kurun waktu sepuluh bulan pertama di tahun 2026. Kenaikan sebesar 1,25% ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam sektor pertanian jagung, baik melalui peningkatan intensifikasi maupun ekstensifikasi lahan.

Meskipun BPS tidak merinci daerah-daerah mana saja yang menjadi kontributor utama dalam peningkatan produksi ini, secara umum sektor pertanian jagung Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan hasil panen. Faktor cuaca, ketersediaan benih unggul, serta penerapan teknologi pertanian modern menjadi indikator penting dalam pencapaian target produksi jagung nasional.

Peningkatan produksi jagung ini menjadi salah satu indikator positif dalam upaya pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan. Jagung sendiri merupakan komoditas vital yang tidak hanya dikonsumsi langsung oleh masyarakat, tetapi juga menjadi bahan baku utama dalam industri pakan ternak, yang pada akhirnya turut mempengaruhi harga produk hewani.

Bagikan: Facebook X WhatsApp