Momen Tak Terlupakan Jirayut di Balik Layar ‘Cek Khodam’: Antara Keringat Dingin Sesi Reading dan ‘Bantingan’ Dini Hari

Wibowo

Jakarta – Penyanyi dan pembawa acara Jirayut kini tengah melebarkan sayapnya ke dunia akting lewat film terbaru berjudul Cek Khodam. Proyek layar lebar besutan sineas Jeropoint ini membawa pengalaman baru yang mendebarkan bagi Jirayut, bahkan jauh sebelum kamera mulai merekam. Ia membagikan cerita-cerita menarik dari lokasi syuting, yang tak hanya menguji kemampuannya berakting, tetapi juga fisik dan mentalnya.

Transisi dari panggung musik yang penuh gemerlap ke set film dengan tuntutan karakter yang mendalam bukanlah hal yang mudah bagi alumnus D’Academy Asia musim keempat ini. Dengan jutaan pengikut di Instagram, Jirayut memang sudah akrab dengan sorotan publik. Namun, berakting di hadapan kamera dengan peran yang kompleks, jauh berbeda dari membawakan lagu atau memandu acara.

Jirayut mengungkapkan bahwa momen paling menegangkan bukanlah saat beraksi di depan kamera, melainkan ketika sesi reading atau pendalaman karakter. Sesi ini melibatkan pemahaman konteks adegan, dialog, dan interaksi intensif dengan seorang acting coach. Proses inilah yang membuat Jirayut merasa sangat tertekan, bahkan sampai membuatnya pucat seharian.

"Aku deg-degannya malah pas reading. Itu kayak aku pucat saja seharian. Itu kayak, acting coach-nya, aku itu salah terus di matanya," ujar Jirayut kepada Showbiz Liputan6.com di Metropole XXI Jakarta Pusat pada Kamis, 25 Juni 2026. Ia merasa harus bekerja keras melebihi rekan-rekannya yang lain, sebuah tantangan besar mengingat statusnya sebagai pendatang baru di dunia seni peran.

Pria kelahiran Thailand ini menyadari betul posisinya sebagai aktor pendatang baru. Ia harus beradaptasi dengan cepat untuk masuk ke dalam karakter Sakti, terutama karena ia disandingkan dengan aktor-aktor yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Saputra Kori dan Benidictus Siregar, dua aktor senior yang menjadi lawan mainnya, memiliki pengalaman yang jauh lebih mumpuni di industri film.

Tekanan tersebut tidak lantas membuat Jirayut menyerah. Sebaliknya, hal itu memicu semangatnya untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya. Ia tak segan bertanya kepada acting coach maupun sutradara dari Jeropoint jika ada hal-hal yang kurang ia pahami. Dedikasi ini menjadi kunci baginya untuk bisa menaklukkan tantangan akting yang baru ia geluti.

Hasil dari kerja keras dan semangat belajarnya pun mulai terlihat. Performa Jirayut di film Cek Khodam mendapat apresiasi positif dari para lawan mainnya. Saputra Kori dan Benidictus Siregar, yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia film, memberikan pujian atas kemampuan akting Jirayut yang terus berkembang. Ini menjadi validasi penting bagi Jirayut dalam merintis karir di jalur seni peran.

Selain tantangan pendalaman karakter, Jirayut juga mengenang pengalaman syuting yang menguras fisik. Film Cek Khodam banyak mengambil lokasi syuting dari malam hingga pagi hari, sebuah ritme kerja yang lazim dalam produksi film namun cukup berat. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat harus melakoni adegan action yang menuntut fisik prima.

"Aku dibanting-banting soalnya. Yang paling menantang di adegan action. Ada adegan dibanting-banting jam 3 subuh, bayangkan saja," kenangnya, menggambarkan betapa beratnya tuntutan fisik dalam beberapa adegan. Adegan ini tentu memerlukan persiapan ekstra dan ketahanan fisik yang kuat, terutama di jam-jam rawan tubuh merasa lelah.

Pengalaman dibanting-banting di tengah dini hari menjadi cerminan dari totalitas Jirayut dalam memerankan karakternya. Hal ini juga menunjukkan dedikasinya untuk memberikan yang terbaik dalam debut filmnya, meskipun harus melewati batas-batas kenyamanan. Tuntutan adegan laga memang kerap menjadi bagian yang paling menantang bagi banyak aktor, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali merasakannya.

Film Cek Khodam sendiri diproduksi oleh Jeropoint, rumah produksi yang dikenal dengan karya-karya uniknya. Dengan menggandeng Jirayut, Saputra Kori, dan Benidictus Siregar sebagai pemeran utama, film ini diharapkan mampu menyajikan cerita yang menarik dan menghibur. Kehadiran Jirayut di jajaran pemain tentu menambah daya tarik tersendiri bagi penonton setianya.

Pengalaman syuting Cek Khodam ini menjadi babak baru yang berharga dalam perjalanan karir Jirayut. Dari panggung dangdut yang ceria, kini ia memasuki dunia akting yang penuh tantangan, baik secara mental maupun fisik. Kisah perjuangan dan dedikasinya di balik layar ini diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak, sekaligus membuat penonton semakin penasaran untuk menyaksikan hasilnya di layar lebar.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All