Pembalap muda sensasional, Pedro Acosta, telah menunjukkan perubahan signifikan dalam pendekatannya jelang musim MotoGP 2024. Ia kini mengaku lebih memilih untuk tidak sesumbar atau sesumbar sebelum menjalani balapan. Pernyataan ini diungkapkannya, secara tidak langsung, saat menyinggung kemungkinan balapan di Indonesia.
Dalam sebuah kesempatan, Acosta secara spesifik menyebutkan bahwa ia tidak lagi menyukai kebiasaan untuk banyak bicara sebelum kompetisi dimulai. Perubahan mentalitas ini menjadi sorotan, mengingat usianya yang masih sangat muda namun telah menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi tekanan.
Lebih menarik lagi, perubahan sikap ini muncul bersamaan dengan terucapnya keinginan Acosta untuk merasakan atmosfer balapan di Indonesia. Meskipun tidak merinci kapan atau dalam kapasitas apa, penyebutan nama Indonesia dalam konteks balapan menunjukkan ketertarikan sang pembalap terhadap potensi pasar dan antusiasme penggemar di Tanah Air.
Acosta, yang dikenal dengan gaya balap agresif dan penuh percaya diri, tampaknya kini lebih menekankan pada performa di lintasan daripada janji-janji di luar lintasan. Sikap rendah hati namun tetap kompetitif ini diharapkan dapat membawanya meraih hasil yang lebih konsisten di musim yang akan datang.
Penggemar MotoGP di Indonesia tentu akan menyambut baik jika ada kemungkinan Acosta dapat berlaga di Sirkuit Mandalika di masa mendatang. Kehadirannya akan menjadi magnet tersendiri bagi dunia balap motor Tanah Air.
