Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, dilaporkan mengungkapkan rasa kesalnya terhadap upaya Mark Zuckerberg dan Jeff Bezos untuk menjalin kedekatan dengannya. Hal ini terungkap dalam sebuah buku terbaru yang mengulas interaksi Trump dengan para tokoh teknologi terkemuka.
Menurut laporan tersebut, Trump merasa bahwa upaya yang dilakukan oleh pendiri Facebook dan CEO Amazon itu untuk membangun hubungan baik dengannya justru terkesan tidak tulus. Trump bahkan disebut mencemooh cara mereka mendekatinya, menyiratkan bahwa langkah-langkah tersebut dilakukan demi kepentingan pribadi ketimbang ketulusan.
Dalam buku yang belum disebutkan judulnya secara spesifik, Trump dikisahkan merasa bahwa Zuckerberg dan Bezos, yang merupakan dua figur paling berpengaruh di industri teknologi global, berusaha keras untuk mendapatkan perhatian dan dukungan darinya. Namun, Trump menangkapnya sebagai manuver politik yang terkesan dibuat-buat.
Presiden Trump, yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang blak-blakan, tidak ragu untuk menyampaikan pandangannya mengenai interaksi tersebut. Pernyataan-pernyataan Trump ini, jika benar adanya, menyoroti dinamika hubungan yang kompleks antara kekuasaan politik dan raksasa teknologi di Amerika Serikat.
Meskipun detail lengkap mengenai isi buku dan kutipan langsung Trump belum sepenuhnya terkuak, informasi ini memberikan gambaran awal mengenai persepsi Trump terhadap dua tokoh teknologi paling disegani di dunia. Hubungan antara politisi dan pemimpin industri teknologi kerap menjadi sorotan, mengingat pengaruh besar keduanya terhadap kebijakan publik dan perkembangan teknologi.
