Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
MOTOGP

Optimisme Alex Marquez Menyala di Sirkuit Assen Usai GP Ceko yang Penuh Keraguan

Oleh Wibowo June 26, 2026 3 weeks lalu 0 komentar

Assen, Belanda – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, menyatakan kesiapan mental dan fisiknya berada pada level yang jauh lebih baik menjelang Grand Prix Belanda akhir pekan ini di Sirkuit Assen. Pernyataan ini muncul setelah ia terpaksa mundur dari gelaran MotoGP Ceko pekan lalu (19-21 Juni) karena masalah cedera yang masih membayangi. Adik dari Marc Marquez ini bertekad kuat untuk menyelesaikan seluruh rangkaian balapan di "Katedral Kecepatan" tersebut.

Kecelakaan parah yang dialaminya di Catalunya sebelumnya menjadi titik awal perjuangan Alex Marquez untuk kembali ke lintasan. Meskipun telah dinyatakan fit untuk berlaga di MotoGP Ceko pada Kamis lalu, performanya di sesi latihan bebas dan kualifikasi belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pribadinya. Ia memang tampil cukup kompetitif, namun masih jauh dari performa puncaknya.

Setelah sesi kualifikasi di Brno, Alex Marquez membuat keputusan sulit untuk tidak melanjutkan partisipasi dalam balapan Sprint maupun Grand Prix utama. Keputusan ini diambil setelah mengevaluasi kondisi tubuh dan mentalnya yang belum 100 persen siap menghadapi intensitas balapan penuh setelah cedera serius.

Kini, dengan jeda lima hari, pembalap tim Gresini Racing itu merasa lebih yakin. "Secara mental lebih baik, Anda tahu," ujar Alex Marquez mengenai kondisinya menjelang MotoGP Belanda. "Saya menyingkirkan keraguan yang saya rasakan di Brno. Secara fisik, dalam lima hari ini, saya tidak akan 100 persen pulih."

Namun, ia menambahkan bahwa pemulihan adalah proses berkelanjutan. "Kami di sini sebagai bagian dari proses pemulihan lagi, tapi saya merasa lebih siap dan tujuan saya adalah menyelesaikan akhir pekan penuh ini," tegasnya. Marquez menjelaskan bahwa dalam lima hari, pemulihan tulangnya mengalami peningkatan signifikan, memungkinkan dia untuk mengambil risiko lebih besar. "Otot memang belum, tapi tulang ya, dan saya bisa mengambil sedikit lebih banyak risiko," tambahnya.

Dua kali juara dunia ini, yang pernah menjuarai Moto3 dan Moto2, mengakui bahwa keraguan terbesarnya sebelum GP Ceko lebih bersifat mental daripada fisik. "Keraguan 100 persen saya [sebelum Brno] ada pada pikiran, untuk melihat diri saya di trek dan apakah saya mampu melaju cepat, tetapi juga merasa bebas dan tidak ada rasa takut," jelasnya.

Alex Marquez merasa bahwa di Brno ia telah melewati rintangan mental tersebut. "Saya di sana, saya merasa baik – tidak seperti biasanya, seperti saat kami tiba di Sepang, lari pertama, saya merasa sedikit seperti ini, tapi kemudian semakin baik," katanya. Ia melihat partisipasinya di Brno sebagai uji coba penting untuk mengukur kesiapannya menghadapi tantangan fisik di Assen yang terkenal menuntut. "Saya pikir saya siap. Tujuan saya kembali di Brno adalah karena tujuan saya berada di sana untuk melihat apakah saya bisa berada di sini [Assen] karena secara fisik di sini cukup menuntut. Jadi, saya melihat itu mungkin dan karena alasan itu saya juga di sini," ungkap Marquez.

Meskipun merasa lebih baik, Alex Marquez tetap perlu mengelola energinya sepanjang akhir pekan di Assen. Sesi latihan bebas pada Jumat sore, yang berdurasi satu jam, menjadi perhatian utamanya. Ia berpendapat bahwa sesi tersebut terlalu panjang, terutama mengingat cuaca panas yang diperkirakan akan terjadi.

"Ini cukup penting, terutama besok akan sangat panas dan sesi latihan bagi saya terlalu panjang," katanya. "Satu jam itu tidak ada gunanya. Saya pikir tahun depan akan 45 menit atau itulah yang dipikirkan orang-orang." Ia menambahkan, "Dalam sesi latihan itu saya perlu menghemat lebih banyak energi karena selebihnya saya pikir saya tidak akan ada masalah. Hanya sesi latihan satu yang paling saya khawatirkan."

Perubahan regulasi penting yang mulai berlaku di Assen adalah pelarangan perangkat start depan (front holeshot device). Alex Marquez menyambut baik perubahan ini, menganggapnya sebagai langkah positif untuk meningkatkan keselamatan. Perangkat ini, yang berfungsi untuk menurunkan bagian depan motor saat start guna mendapatkan traksi optimal, seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko kecelakaan di tikungan pertama.

"Bagus, karena ini untuk keselamatan," kata Marquez. "Dari pendapat pribadi saya, saya akan melakukannya lebih awal, karena dari para pembalap kami juga melihat bahwa itu adalah masalah besar dan menciptakan banyak masalah di tikungan pertama sepanjang tahun ini." Ia memperkirakan bahwa pelarangan ini akan membuat start balapan menjadi lebih seragam bagi semua pembalap.

"Tapi ya begitulah, dan saya pikir sekarang seperti ini dan akan menarik, karena saya pikir sekarang semua orang akan memulai kurang lebih sama, Anda tahu, dengan waktu yang sama dan segalanya," lanjut Marquez. Ia juga memprediksi bahwa akan ada "banyak start aneh" karena para pembalap harus menyesuaikan strategi start dan penggunaan kopling tanpa bantuan perangkat tersebut. Perubahan ini tentu akan menambah dinamika baru dalam persaingan ketat di lintasan MotoGP.

Dengan tekad yang membara dan pemulihan yang terus berjalan, Alex Marquez siap menghadapi tantangan di Sirkuit Assen. Meskipun masih dalam proses kembali ke performa terbaiknya, semangatnya untuk menyelesaikan balapan penuh dan beradaptasi dengan regulasi baru menunjukkan mentalitas seorang juara yang tak pernah menyerah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait