Friday, 28 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Disiplin Suporter, Celtic dan Rangers Jalani Laga Kandang Tanpa Penonton di Piala Skotlandia

Oleh Danu Ilham August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Celtic dan Rangers dijatuhi sanksi larangan kehadiran penonton di laga kandang Piala Skotlandia berikutnya. Keputusan ini diambil menyusul insiden kerusuhan suporter yang mencoreng pertandingan perempat final musim lalu.

Federasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) mengumumkan keputusan tersebut pada hari ini, menegaskan bahwa kedua klub raksasa Skotlandia ini harus menjalani pertandingan krusial tanpa dukungan langsung dari para penggemar mereka. Langkah tegas ini diambil demi menjaga ketertiban dan keselamatan di stadion, serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Laga perempat final musim lalu yang menjadi biang keladi sanksi ini melibatkan kedua tim. Kerusuhan yang terjadi di antara suporter kedua kubu dilaporkan cukup parah, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan pertandingan sepak bola di negara tersebut. SFA menyatakan bahwa mereka tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan dan ketidaktertiban yang dilakukan oleh suporter.

Dalam pernyataannya, SFA menekankan pentingnya menjaga integritas kompetisi dan memberikan pengalaman menonton yang aman bagi semua pihak. “Kami telah melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden yang terjadi, dan kami merasa perlu untuk mengambil tindakan yang sesuai untuk memastikan hal ini tidak terulang lagi,” ujar seorang juru bicara SFA, yang tidak disebutkan namanya.

Sanksi ini tentu menjadi pukulan bagi kedua klub yang memiliki basis penggemar sangat besar dan fanatik. Laga kandang di Piala Skotlandia biasanya selalu dipadati oleh ribuan suporter yang memberikan dukungan penuh bagi tim kesayangan mereka. Namun, kali ini, atmosfer stadion akan terasa berbeda tanpa sorak-sorai dan nyanyian dari tribun.

Baik Celtic maupun Rangers memiliki catatan sejarah persaingan yang sengit, yang dikenal sebagai ‘Old Firm’. Rivalitas ini seringkali memicu emosi tinggi di kalangan suporter, namun diharapkan dengan sanksi ini, kedua klub akan lebih serius dalam mengendalikan perilaku para pendukungnya. Diharapkan pula, insiden serupa tidak akan kembali terjadi di kompetisi sepak bola Skotlandia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp