Pembalap fenomenal Marc Marquez telah resmi mengumumkan perpanjangan kontraknya dengan tim pabrikan Ducati Lenovo untuk dua musim mendatang, yakni 2027 dan 2028. Pengumuman ini menjadi puncak dari pekan yang luar biasa bagi sang juara dunia delapan kali, yang sebelumnya meraih kemenangan di MotoGP Brno, melakukan debutnya dengan motor 850cc dalam tes hari Senin, dan melihat Pedro Acosta diumumkan sebagai rekan setimnya di masa depan pada hari Rabu. Kepercayaan penuh dari Ducati menjadi faktor krusial bagi Marquez untuk berkomitmen lebih lanjut, terutama setelah periode sulit akibat cedera.
Kabar mengenai kesepakatan baru Marc Marquez ini sebenarnya telah terjalin sejak musim dingin lalu, seperti halnya sebagian besar kontrak pembalap pabrikan lainnya. Namun, pengumuman resmi sengaja ditunda hingga Asosiasi Pabrikan Olahraga Motor (MSMA) dan pihak MotoGP menyelesaikan negosiasi terkait perjanjian komersial berikutnya. Penantian ini akhirnya terbayar dengan konfirmasi yang menggembirakan bagi para penggemar balap motor di seluruh dunia.
Berbicara kepada MotoGP.com dari Assen pada hari Kamis, Marc Marquez mengungkapkan kebahagiaan besarnya. "Sangat senang mengumumkan pembaruan kontrak saya dengan Ducati untuk dua tahun lagi," ujarnya dengan senyum. Pernyataan ini menegaskan komitmennya untuk terus bersaing di level tertinggi bersama tim pabrikan asal Bologna tersebut.
Marquez menjelaskan bahwa keputusannya untuk melangkah lebih jauh dan menandatangani kontrak baru ini didasari oleh kesiapan mental dan kondisi fisik yang semakin membaik. "Tentu saja, jika saya mengambil langkah itu, itu berarti dari sisi mental, saya merasa siap [untuk dua tahun lagi]," kata Marquez. "Dan mengenai kondisi fisik saya, saya merasa semakin baik dan baik. Saya berharap dan mendoakan untuk terus mengalami kemajuan itu dan menikmati musim 2027 dan 2028 bersama Tim Ducati Lenovo." Ini menunjukkan tekad kuat Marquez untuk kembali ke performa puncaknya setelah beberapa musim yang menantang.
Salah satu poin penting yang digarisbawahi Marquez adalah kepercayaan yang diberikan Ducati kepadanya, bahkan di saat ia sedang berjuang dengan cedera pada akhir musim lalu. "Bagi saya, sangat penting bahwa bahkan ketika saya cedera, Ducati percaya pada saya dan mulai mengajukan beberapa hal [untuk masa depan]," ungkapnya. "Itu memberi saya banyak kepercayaan diri karena, pada akhirnya, penting ketika Anda tidak berada di level terbaik – meskipun saya memenangkan kejuaraan tahun lalu – tetapi mereka tetap percaya pada Anda. Itu sangat penting bagi seorang pembalap." Kepercayaan inilah yang menjadi fondasi kuat bagi Marquez untuk kembali meraih kejayaan bersama tim Italia tersebut.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Marc Marquez akan memiliki rekan setim baru pada tahun 2027. Bintang muda yang sedang naik daun, Pedro Acosta, akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati setelah pindah dari KTM. Marquez menyambut baik kedatangan Acosta, menyebutnya sebagai langkah yang sangat tepat dari Ducati. "Pedro adalah salah satu talenta termuda dan pembalap yang sangat cepat. Jadi, ini adalah langkah yang sangat bagus dari Ducati," pujinya.
Meski demikian, Marquez memilih untuk tidak membahas lebih dalam mengenai rekan setim barunya itu untuk saat ini. Ia menekankan rasa hormatnya yang besar terhadap Pecco Bagnaia, rekan setimnya saat ini di tim pabrikan Ducati. "Tapi saya tidak akan membahas lebih dalam [tentang itu sekarang] karena kita akan punya waktu di musim dingin untuk membicarakannya, dan terutama karena saya memiliki rasa hormat yang besar kepada Pecco yang merupakan rekan setim saya saat ini," jelas Marquez, menunjukkan profesionalisme dan fokus pada musim berjalan.
Marquez tiba di Assen dengan motivasi tinggi setelah berhasil memangkas selisih poinnya dari pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi, dari 102 menjadi 40 poin. Dua kemenangan beruntun di balapan sebelumnya telah membangkitkan semangatnya. Namun, ia juga menyadari tantangan yang menanti di sirkuit TT Assen. "Saya pikir, saya berharap dan saya mendoakan bahwa ini adalah sirkuit terakhir yang perlu saya ‘selamatkan’. Kemudian, dari titik itu, saya akan mencoba membuat beberapa langkah baik [dengan bahu dan lengan kanan yang sedang dalam pemulihan]," kata Marquez.
Assen dikenal sebagai sirkuit yang selalu menyulitkannya, bahkan saat ia dalam kondisi fisik prima. Oleh karena itu, Marquez memilih pendekatan yang hati-hati. "Tapi Assen, bahkan ketika saya sepenuhnya fit, adalah sirkuit di mana saya sedikit kesulitan. Mari kita lihat. Kami akan mulai dari FP1 dan, selangkah demi selangkah, memahami di mana kami bisa mencapai. Tapi tentu saja, saya harus bersabar," paparnya. "Tentu saja, ketika Anda memenangkan dua balapan berturut-turut, motivasi meningkat, tetapi sekarang saatnya untuk tetap berpikir lebih dari biasanya. Jadi, ini akan membantu saya."
Perpanjangan kontrak ini bukan hanya menjadi babak baru dalam karier Marc Marquez, tetapi juga menegaskan ambisi Ducati untuk mempertahankan dominasinya di MotoGP dengan mengamankan salah satu talenta terbaik di dunia balap motor. Dengan line-up pembalap yang menjanjikan dan transisi menuju era mesin 850cc, musim-musim mendatang di MotoGP dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan.
