Friday, 28 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Danau Bendungan Alami Baru Muncul di Perbatasan China-Nepal, Ancaman Banjir Susulan Mengintai

Oleh Herfansyah August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah danau bendungan alami baru telah terbentuk di perbatasan antara China dan Nepal, menimbulkan kekhawatiran baru terkait potensi banjir susulan. Situasi ini kini menjadi fokus utama para ilmuwan dan tim penyelamat yang berupaya memitigasi risiko bencana di wilayah tersebut.

Pembentukan danau baru ini terjadi pasca gempa bumi dahsyat yang melanda Nepal pada 25 April 2015. Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 tersebut menyebabkan longsor besar yang menutupi Sungai Bhote Koshi di wilayah Tibet, China. Akibatnya, aliran sungai terhambat dan terbentuklah danau buatan yang kini membentang sepanjang sekitar 1,5 kilometer.

Menurut laporan dari China Daily, danau yang terbentuk ini memiliki volume air yang signifikan. Para ahli memperkirakan bahwa tingginya volume air tersebut dapat menimbulkan ancaman serius jika bendungan alami yang terbentuk tiba-tiba jebol. Potensi banjir bandang yang mengalir deras ke hilir, termasuk wilayah Nepal, sangat mungkin terjadi dan dapat menyebabkan kerusakan parah serta korban jiwa.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh otoritas China untuk mengurangi risiko tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan peledakan terkendali di bagian bendungan alami. Pada 11 Mei 2015, pihak berwenang China berhasil melakukan peledakan untuk mengurangi ketinggian bendungan. Peledakan ini bertujuan untuk mengalirkan air secara bertahap dan terkontrol, sehingga meminimalkan potensi jebolnya bendungan secara tiba-tiba.

“Kami telah melakukan peledakan terkendali untuk mengurangi ketinggian bendungan. Kami mengalirkan air secara bertahap dan terkontrol,” ujar seorang pejabat dari Badan Pengelola Bencana Tibet kepada China Daily. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya banjir besar yang tidak terkendali ke wilayah Nepal.

Meskipun telah dilakukan upaya mitigasi, para ilmuwan tetap mengamati secara ketat kondisi danau bendungan alami tersebut. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mendeteksi potensi perubahan atau keretakan pada bendungan yang bisa memicu bencana susulan. Ancaman banjir di perbatasan China-Nepal masih menjadi perhatian utama, dan kewaspadaan dari semua pihak sangat dibutuhkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp