Seorang wanita di China dilaporkan mengalami kesulitan berjalan setelah menjalani diet ekstrem hanya dengan mengonsumsi air putih selama 15 hari. Kejadian ini memicu kekhawatiran mengenai tren diet ‘bigu’ yang tengah populer di negara tersebut, yang mengklaim dapat membantu menurunkan berat badan secara drastis.
Wanita yang tidak disebutkan namanya ini, pada awalnya mengikuti tren ‘bigu’ yang diadopsi dari budaya kuno China, di mana para praktisi membatasi asupan makanan secara signifikan, bahkan hingga hanya minum air putih. Namun, setelah 15 hari menerapkan diet ketat tersebut, ia mulai merasakan dampak negatif yang serius pada kesehatannya, terutama mobilitasnya.
Menurut laporan media China, perempuan tersebut mengalami kelemahan otot yang parah, membuatnya sangat sulit untuk bergerak dan berjalan. Kondisi ini diduga merupakan akibat langsung dari kekurangan nutrisi esensial yang tidak terpenuhi selama periode diet yang berkepanjangan. Tubuh membutuhkan berbagai macam vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat untuk berfungsi dengan baik, termasuk untuk menjaga kekuatan otot dan fungsi saraf.
Diet ‘bigu’ sendiri secara historis merujuk pada praktik puasa dalam tradisi Taoisme, yang bertujuan untuk mencapai keabadian atau pencerahan spiritual. Namun, dalam penerapannya saat ini, tren ini seringkali disalahartikan dan diadopsi sebagai metode penurunan berat badan yang cepat tanpa pemahaman mendalam mengenai risiko kesehatan yang menyertainya. Para ahli kesehatan kerap memperingatkan bahwa praktik diet ekstrem seperti ini dapat menyebabkan malnutrisi, gangguan elektrolit, kerusakan organ, dan masalah kesehatan serius lainnya.
Kasus wanita ini menjadi pengingat penting akan bahaya diet yang tidak seimbang dan tidak didukung oleh pengetahuan medis yang memadai. Mengadopsi tren diet tanpa konsultasi profesional dapat berujung pada konsekuensi kesehatan yang membahayakan. Penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keseimbangan nutrisi, serta berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai program diet apa pun, terutama yang melibatkan pembatasan makanan ekstrem.
