Abdul Abdulmalik, penyerang Boreham Wood, mengungkapkan keinginannya untuk hengkang dari klub National League tersebut setelah tawaran senilai £1.5 juta (sekitar Rp 29 miliar) dari klub Swedia, Djurgarden, ditolak. Pemain berusia 20 tahun itu merasa dirinya mampu meraih pencapaian tertinggi dalam karier sepak bolanya.
Keputusan Boreham Wood untuk menolak tawaran tersebut tampaknya tidak sesuai dengan ambisi sang pemain. Abdulmalik menyatakan keyakinannya akan kemampuan dirinya. “Saya tahu saya mampu mencapai level tertinggi,” ujar Abdulmalik dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu (23/8/2023). Ia menambahkan bahwa dirinya telah berbicara dengan klub mengenai keinginannya untuk mencari peluang baru di luar Boreham Wood.
Djurgarden, yang berkompetisi di Allsvenskan, liga papan atas Swedia, dikabarkan telah mengajukan tawaran resmi untuk merekrut Abdulmalik. Tawaran tersebut dilaporkan mencapai £1.5 juta, sebuah angka yang cukup signifikan untuk pemain dari kasta kelima sepak bola Inggris. Namun, tawaran tersebut dinilai belum cukup oleh manajemen Boreham Wood untuk melepas aset berharga mereka.
Abdulmalik bergabung dengan Boreham Wood pada awal musim 2022-2023. Sejak saat itu, ia telah menunjukkan performa yang menjanjikan, mencetak 11 gol dalam 30 penampilan di semua kompetisi. Kecepatannya, dribblingnya yang apik, serta naluri mencetak golnya membuatnya menjadi pemain kunci bagi tim asuhan Luke Garrard. Performa impresif inilah yang menarik perhatian klub-klub di luar Inggris, termasuk Djurgarden.
Meski begitu, sang pemain menegaskan bahwa fokusnya saat ini tetap pada performanya bersama Boreham Wood, sambil berharap ada solusi terbaik bagi semua pihak. “Saya telah berbicara dengan klub mengenai keinginan saya untuk mencari tantangan baru, tetapi saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Boreham Wood di setiap pertandingan yang saya jalani,” pungkas Abdulmalik. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun ada keinginan kuat untuk pindah, profesionalisme sang pemain tidak luntur.
