Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Oseltamivir Tetap Efektif Turunkan Risiko Rawat ICU pada Anak Penderita Flu, Meski Terlambat Diberikan

Oleh Rini Widiyarti August 25, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Obat antivirus oseltamivir terbukti masih memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan risiko pasien anak yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) akibat influenza. Temuan terbaru ini menunjukkan bahwa efektivitas obat, yang dipasarkan dengan nama Tamiflu oleh Genentech, tidak berkurang meskipun pemberiannya dilakukan setelah gejala flu berlangsung cukup lama.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics ini menguji efektivitas oseltamivir pada anak-anak yang harus menjalani rawat inap karena infeksi influenza. Hasilnya secara konsisten menunjukkan bahwa obat tersebut mampu menekan kemungkinan pasien memerlukan perawatan intensif, terlepas dari jeda waktu antara munculnya gejala hingga dimulainya pengobatan.

Oseltamivir sendiri telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk pengobatan influenza pada pasien berusia dua minggu ke atas. Namun, American Academy of Pediatrics (AAP) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan penggunaan obat ini bahkan untuk bayi baru lahir, baik yang cukup bulan maupun prematur. Rekomendasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa manfaat pengobatan influenza dengan oseltamivir lebih besar dibandingkan potensi risiko dari penggunaan obat tersebut.

Studi ini melibatkan analisis data dari berbagai rumah sakit, mengidentifikasi pasien anak yang terdiagnosis influenza dan menerima pengobatan oseltamivir. Para peneliti kemudian membandingkan tingkat keparahan penyakit, khususnya kebutuhan untuk dirawat di ICU, antara kelompok yang menerima oseltamivir relatif cepat setelah gejala muncul dan kelompok yang menerima obat setelah periode gejala yang lebih panjang.

Temuan ini sangat penting mengingat tantangan dalam diagnosis dini influenza, terutama pada anak-anak, yang seringkali gejalanya mirip dengan infeksi pernapasan lainnya. Keterlambatan dalam memulai terapi antivirus dapat menjadi perhatian utama, namun penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa oseltamivir tetap menjadi pilihan pengobatan yang berharga bahkan dalam skenario tersebut. Hal ini dapat membantu para dokter dalam membuat keputusan klinis yang lebih baik ketika merawat pasien anak yang terinfeksi virus influenza.

Bagikan: Facebook X WhatsApp