Pengguna macOS kini dapat memanfaatkan kecerdasan buatan ChatGPT untuk mengelola percakapan iMessage mereka secara langsung. Fitur ini hadir melalui plugin Apple Messages yang tersedia untuk aplikasi desktop ChatGPT, memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan pesan mereka menggunakan bahasa alami.
Plugin ini memberikan kemampuan baru yang tidak ada pada versi web ChatGPT, termasuk akses ke file lokal, email, dan tangkapan layar. Dengan plugin Messages, ChatGPT dapat membantu pengguna dalam berbagai tugas, mulai dari mengirim dan menyusun pesan hingga menganalisis riwayat percakapan. OpenAI menegaskan bahwa seluruh pemrosesan data dilakukan di Mac pengguna dan tidak dikirim ke server cloud, serta tidak membangun indeks penuh dari pesan teks.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu mengunduh dan menginstal aplikasi desktop ChatGPT untuk macOS. Selanjutnya, buka tab Plugins, cari “messages”, dan instal plugin Apple Messages. Pengguna kemudian dapat menggunakan perintah seperti “kirim pesan ke…” atau memilih Messages dari daftar plugin untuk mengaktifkannya. Pengguna juga harus memberikan izin spesifik agar plugin dapat beroperasi.
Salah satu fungsi utama plugin ini adalah kemampuannya untuk mengirim pesan. Pengguna dapat meminta ChatGPT untuk menyusun pesan, misalnya, “pesan Steve beri tahu dia saya tidak bisa datang ke pesta makan malamnya dengan sopan.” ChatGPT akan membuat draf pesan yang sesuai, dan pengguna memiliki opsi untuk meninjau serta menyetujui pesan sebelum dikirim, atau mengaturnya agar terkirim otomatis pada percakapan tertentu.
Selain itu, plugin ini sangat berguna untuk menganalisis riwayat percakapan. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti “siapa yang paling banyak mengirim pesan kepada saya minggu ini?” atau “apakah ada yang perlu saya tindak lanjuti dalam percakapan saya?” ChatGPT dapat menggali informasi dari percakapan lama, seperti detail pengaturan acara, pengiriman barang, atau bahkan memantau kenaikan tagihan bulanan dari operator telepon, lengkap dengan tanggal dan persentase kenaikan.
Kemampuan analisis riwayat percakapan ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Meskipun beberapa pengguna mungkin enggan memberikan akses iMessage kepada AI karena masalah privasi, plugin ini menawarkan kenyamanan yang dapat menghemat waktu. Plugin ini memungkinkan ChatGPT untuk menjadi basis data tambahan yang dapat digali dan dianalisis, serupa dengan plugin untuk Claude atau Gmail.
Namun, ada potensi risiko yang perlu diwaspadai. Ketergantungan berlebihan pada AI dapat menjadi masalah, terutama ketika ChatGPT dapat digunakan untuk menilai suasana hati seseorang berdasarkan riwayat chat, membantu menghidupkan kembali hubungan, atau bahkan membuat alasan palsu untuk izin kerja. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi ini dapat melampaui batas kegunaan praktis dan memasuki ranah yang kurang nyaman.
