Monday, 24 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Aleksander Ceferin Tegaskan Tak Akan Maju sebagai Presiden FIFA, Fokus pada UEFA

Oleh Emanuel August 24, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, secara tegas menyatakan tidak akan mengajukan diri sebagai calon Presiden FIFA. Keputusan ini mengakhiri spekulasi yang sempat beredar mengenai kemungkinan dirinya untuk menggantikan Gianni Infantino di pucuk pimpinan badan sepak bola dunia tersebut.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Ceferin menekankan komitmennya untuk tetap memimpin UEFA. Ia menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjalankan mandatnya sebagai Presiden UEFA hingga periode kepemimpinannya berakhir. “Saya tidak akan mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA,” ujar Ceferin, menegaskan pendiriannya yang tidak berubah.

Keputusan Ceferin ini sekaligus menjawab pertanyaan banyak pihak terkait masa depan kepemimpinan FIFA, terutama di tengah berbagai dinamika yang terjadi dalam organisasi tersebut. Sejak Gianni Infantino terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016, muncul berbagai diskusi dan prediksi mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya. Namun, dengan pernyataan Ceferin, peta persaingan calon presiden FIFA kini menjadi lebih jelas.

Ceferin yang telah menjabat sebagai Presiden UEFA sejak 2016, memiliki rekam jejak yang cukup kuat dalam memimpin badan sepak bola Eropa. Ia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan kepentingan klub dan federasi anggota UEFA. Keputusannya untuk tidak maju sebagai Presiden FIFA menunjukkan bahwa ia lebih memilih untuk berkonsentrasi pada tugas-tugas yang telah diembannya di Eropa.

Meskipun demikian, peran Ceferin dalam kancah sepak bola internasional tetap signifikan. Sebagai Presiden UEFA, ia memiliki pengaruh besar dalam berbagai keputusan strategis yang menyangkut kompetisi, regulasi, dan pengembangan sepak bola di benua biru. Keputusannya untuk tidak bersaing dengan Infantino juga dapat diartikan sebagai langkah strategis yang memungkinkan stabilitas kepemimpinan di kedua organisasi sepak bola besar tersebut.

Sebelumnya, nama Aleksander Ceferin sempat disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial yang bisa menantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA mendatang. Namun, kini ia secara resmi menutup pintu untuk kemungkinan tersebut, memilih untuk mengabdikan sisa masa jabatannya di UEFA. Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut bagi para pemangku kepentingan sepak bola global mengenai arah kepemimpinan FIFA di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp