Jakarta – Upaya perbaikan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus digalakkan. Direktur Utama BPI Danantara, Dony Oskaria, memaparkan bahwa kunci utama keberhasilan ini terletak pada dua pilar strategis: transformasi bisnis yang mendalam dan penerapan efisiensi operasional secara menyeluruh.
Menurut Dony Oskaria, transformasi bisnis menjadi garda terdepan dalam menghadapi persaingan global dan perubahan lanskap industri. “Kita tidak bisa lagi berjalan dengan cara lama. BUMN harus beradaptasi, berinovasi, dan bertransformasi agar tetap relevan dan kompetitif,” ujar Dony Oskaria dalam sebuah kesempatan.
Transformasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari digitalisasi proses bisnis, pengembangan produk dan layanan baru, hingga penyesuaian model bisnis agar lebih gesit dan responsif terhadap kebutuhan pasar. Dengan langkah ini, diharapkan BUMN dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang pendapatan baru.
Lebih lanjut, Dony Oskaria menekankan pentingnya efisiensi dalam setiap lini operasional BUMN. Efisiensi ini bukan hanya sekadar pemotongan biaya, melainkan bagaimana mengoptimalkan sumber daya yang ada agar memberikan hasil yang maksimal. “Efisiensi memungkinkan kita untuk menekan biaya produksi, mengurangi kebocoran, dan pada akhirnya meningkatkan profitabilitas,” jelasnya.
Upaya perbaikan kinerja ini tampaknya mulai membuahkan hasil. Dony Oskaria mengungkapkan bahwa beberapa BUMN telah berhasil mencatatkan laba yang signifikan. Angka-angka positif ini menjadi indikator bahwa strategi transformasi dan efisiensi yang diterapkan berjalan pada jalur yang tepat.
Contoh konkret dari perbaikan kinerja ini terlihat pada berbagai sektor. BUMN yang bergerak di bidang energi, telekomunikasi, hingga jasa keuangan menunjukkan peningkatan performa yang membanggakan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi BUMN lainnya untuk terus berbenah dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Dony Oskaria menambahkan bahwa kolaborasi antar BUMN juga menjadi salah satu elemen penting dalam mempercepat proses perbaikan. Dengan bersinergi, BUMN dapat berbagi sumber daya, pengetahuan, dan teknologi, sehingga menciptakan ekosistem yang lebih kuat dan saling mendukung.
Ke depan, Dony Oskaria optimis bahwa dengan komitmen yang kuat terhadap transformasi bisnis dan efisiensi, kinerja BUMN akan terus mengalami peningkatan. Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi perusahaan itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui pelayanan yang lebih baik dan kontribusi ekonomi yang lebih besar.
