Pengusaha mengusulkan sebuah skema program tukar tambah motor bensin ke motor listrik di Jakarta. Inisiatif ini digagas untuk mempercepat transisi kendaraan bermotor di ibukota menjadi lebih ramah lingkungan. Usulan ini datang di tengah upaya pemerintah untuk mendorong adopsi kendaraan listrik.
Menurut Ketua Asosiasi Industri Kendaraan Listrik Indonesia (AIKLI), Budi Setiyadarma, skema ini dirancang agar menarik bagi masyarakat. “Kita ingin memberikan insentif yang kuat agar masyarakat mau beralih,” ujar Budi pada Rabu, 24 Mei 2023. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki motor bensin untuk beralih ke motor listrik tanpa beban finansial yang terlalu berat.
Skema yang diusulkan mencakup beberapa tahapan. Pertama, pemilik motor bensin akan membawa kendaraan mereka ke dealer atau bengkel yang ditunjuk. Di sana, motor bensin tersebut akan dinilai nilainya berdasarkan kondisi dan usia kendaraan. Nilai ini kemudian akan dijadikan sebagai potongan harga atau uang muka untuk pembelian motor listrik baru.
Budi menjelaskan lebih lanjut bahwa proses penilaian akan dilakukan secara transparan. “Kita akan bekerja sama dengan perusahaan penilai independen untuk memastikan harga yang adil,” katanya. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap program tukar tambah ini. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan, misalnya dalam bentuk subsidi atau keringanan pajak bagi pembeli motor listrik baru melalui skema ini.
Lebih lanjut, skema ini juga akan mempertimbangkan aspek pengelolaan motor bensin bekas yang ditukar. Motor-motor tersebut rencananya akan didaur ulang atau dijual kembali ke pasar yang berbeda. “Kita harus punya solusi untuk motor bensin yang sudah masuk. Jangan sampai malah menambah masalah baru,” tegas Budi. Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk produsen motor listrik dan lembaga keuangan, untuk mematangkan rencana ini sebelum diajukan secara resmi kepada pemerintah.
Program tukar tambah ini merupakan salah satu upaya konkret untuk mengurangi polusi udara di Jakarta yang semakin memprihatinkan. Dengan semakin banyaknya motor listrik yang beroperasi, diharapkan emisi gas buang dari kendaraan bermotor dapat ditekan secara signifikan. AIKLI optimis bahwa skema ini jika diimplementasikan dengan baik akan disambut positif oleh masyarakat dan berkontribusi besar pada target netralitas karbon Indonesia.
