Kampung Desa Adat Sade di Lombok Tengah dilanda musibah kebakaran hebat pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam. Api yang melalap permukiman ini menghanguskan 129 rumah adat Suku Sasak.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kerugian material diperkirakan sangat besar, mengingat sebagian besar rumah yang terbakar merupakan bangunan tradisional yang menjadi ciri khas Desa Adat Sade.
Tim pemadam kebakaran bekerja keras untuk memadamkan api, namun besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman menjadi sulit. Api berhasil dijinakkan setelah beberapa jam berjibaku.
Pasca kebakaran, tampak puing-puing bangunan dan sisa-sisa harta benda warga berserakan. Sejumlah foto terbaru menunjukkan kondisi memilukan rumah-rumah Suku Sasak yang rata dengan tanah. Warga yang kehilangan tempat tinggal kini mengungsi di tempat yang aman, menunggu bantuan dari pemerintah dan pihak terkait.
Pemerintah daerah setempat telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan awal kepada para korban. Kepala Desa Adat Sade, Bapak Lalu Wirasakti, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah ini. “Kami sangat sedih melihat kampung kami ludes terbakar. Ini adalah pukulan berat bagi seluruh warga kami,” ujarnya lirih.
Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya terkemuka di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kebakaran ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial ekonomi warga, tetapi juga berpotensi mengganggu kelestarian warisan budaya yang ada. Pihak berwenang berjanji akan mengusut tuntas penyebab kebakaran dan segera merencanakan langkah-langkah pemulihan bagi warga Desa Adat Sade.
