Take-Two Interactive, perusahaan induk dari Rockstar Games, dilaporkan sedang gencar memburu pelaku yang membocorkan rekaman gameplay Grand Theft Auto VI (GTA 6). Upaya pelacakan ini bahkan melibatkan dua raksasa teknologi, Microsoft dan Discord, yang telah menerima surat permintaan informasi terkait.
Langkah Take-Two ini muncul setelah serangkaian rekaman cuplikan GTA 6 yang belum dirilis beredar luas di internet pada September 2022. Kebocoran ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi Rockstar Games dan Take-Two, mengingat betapa dijaganya kerahasiaan proyek ambisius ini.
Menurut laporan dari TorrentFreak, Take-Two telah mengajukan surat perintah pengadilan di Amerika Serikat untuk mendapatkan data dari Microsoft. Permintaan ini ditujukan untuk mengidentifikasi pengguna yang diduga mengunggah cuplikan GTA 6 ke platform Discord. Surat perintah tersebut meminta Microsoft untuk menyerahkan informasi akun yang terkait dengan alamat IP yang digunakan untuk mengunggah materi bocor tersebut.
Selain Microsoft, Discord juga menjadi pihak yang turut diseret dalam investigasi ini. Take-Two diduga telah mengirimkan surat serupa kepada Discord, meminta data pengguna yang terkait dengan kebocoran tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan Take-Two dalam menelusuri sumber kebocoran dan menindak pelaku.
Belum ada informasi resmi mengenai identitas pelaku atau sejauh mana perkembangan investigasi ini. Namun, langkah hukum yang diambil oleh Take-Two ini menegaskan komitmen mereka untuk melindungi kekayaan intelektual dan menjaga eksklusivitas informasi terkait pengembangan GTA 6. Kebocoran seperti ini dapat berdampak negatif pada strategi pemasaran dan antisipasi publik terhadap sebuah produk.
GTA 6 sendiri merupakan salah satu game yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar di seluruh dunia. Setelah penantian panjang, Rockstar Games akhirnya merilis trailer perdana GTA 6 pada awal Desember 2023, yang disambut antusiasme luar biasa. Kemunculan kebocoran rekaman gameplay sebelum pengumuman resmi tentu menjadi pukulan bagi pengembang.
