Saturday, 22 August 2026
BREAKING
POLITIK

Rektor Unsoed dan Jajaran Diduga Lakukan Pemerasan, KPK Lakukan Penangkapan

Oleh Danu Ilham August 22, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq bersama sejumlah jajarannya dilaporkan telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini diduga terkait dengan praktik pemerasan yang dilakukan terhadap calon mahasiswa universitas tersebut.

Informasi mengenai penangkapan ini beredar luas, bahkan disertai dengan foto-foto yang menunjukkan jajaran rektorat Unsoed setelah proses penangkapan. Dugaan awal mengarah pada tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Menurut sumber terpercaya, penangkapan terhadap Rektor Akhmad Sodiq dan beberapa pejabat teras di lingkungan Unsoed dilakukan pada hari Selasa, 20 Februari 2024. KPK bergerak cepat setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan mendalam terkait praktik tidak terpuji ini.

Dalam keterangan resminya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar, KPK telah melakukan penangkapan terhadap Rektor Unsoed dan beberapa pejabatnya,” ujar Budi Prasetyo. Ia menambahkan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru.

Budi Prasetyo belum merinci lebih lanjut mengenai jumlah pasti tersangka maupun barang bukti yang berhasil diamankan. Namun, ia memastikan bahwa proses pemeriksaan intensif sedang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. “Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap saksi serta terduga pelaku. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” jelasnya.

Dugaan pemerasan ini mencoreng nama baik institusi pendidikan tinggi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas. Kasus ini sontak menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan akademisi dan masyarakat luas, serta menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem rekrutmen di perguruan tinggi.

Pihak Unsoed sendiri hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan rektor dan jajarannya. Namun, publik menanti langkah konkret dari universitas untuk memberikan klarifikasi dan memastikan bahwa proses pendidikan di Unsoed tetap berjalan lancar dan bebas dari praktik korupsi.

Penangkapan ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dan penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk praktik korupsi, terutama di lembaga pendidikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp