Saturday, 22 August 2026
BREAKING
BERITA

Mitratel Akui Evaluasi Merger dengan Tower Bersama, Telkom Enggan Berkomentar Detail

Oleh Emanuel August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) membenarkan adanya evaluasi terkait rencana merger dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBG). Kabar ini mencuat di tengah spekulasi yang berkembang di industri telekomunikasi. Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk selaku induk usaha Mitratel masih irit bicara dan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai potensi aksi korporasi tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Mitratel mengonfirmasi bahwa manajemen perusahaan tengah melakukan kajian mendalam atas berbagai opsi strategis, termasuk kemungkinan merger dengan Tower Bersama. “Kami terus melakukan evaluasi terhadap berbagai rencana strategis yang dapat meningkatkan nilai bagi para pemegang saham kami,” ujar Direktur Utama Mitratel, Hendra Suryakusuma, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa, 19 Maret 2024.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa setiap opsi yang dipertimbangkan akan melalui proses analisis yang komprehensif untuk memastikan keselarasan dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Mitratel sendiri merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi, khususnya menara telekomunikasi.

Menanggapi isu yang beredar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, sebagai pemegang saham mayoritas Mitratel, belum memberikan detail spesifik terkait rencana merger tersebut. Juru Bicara Telkom, Andri R. Manan, menyatakan bahwa pihaknya masih mencermati perkembangan yang ada. “Kami belum bisa memberikan komentar lebih lanjut saat ini. Kami akan menyampaikan informasi apabila ada perkembangan yang signifikan,” tuturnya saat dihubungi pada hari yang sama.

Spekulasi merger antara Mitratel dan Tower Bersama telah beredar di kalangan pelaku industri selama beberapa waktu terakhir. Kedua perusahaan ini merupakan operator menara telekomunikasi terbesar di Indonesia. Penggabungan keduanya berpotensi menciptakan entitas baru dengan skala operasi yang jauh lebih besar dan dominan di pasar.

Mitratel saat ini mengelola lebih dari 50.000 menara telekomunikasi di seluruh Indonesia. Sementara itu, Tower Bersama juga memiliki portofolio menara yang signifikan. Potensi merger ini dapat memberikan sinergi dalam hal efisiensi operasional, penguatan posisi tawar dengan operator seluler, serta akselerasi penetrasi jaringan di berbagai wilayah.

Para analis industri memandang positif potensi merger ini, namun juga menekankan pentingnya kajian mendalam terkait valuasi, struktur kepemilikan, serta implikasi regulasi. Perkembangan lebih lanjut dari evaluasi yang dilakukan oleh Mitratel dan respons dari Telkom akan menjadi perhatian utama pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp