Uni Emirat Arab (UEA) diduga telah menyewa tentara bayaran berkewarganegaraan Israel untuk melakukan operasi pengawasan terhadap tokoh Muslim terkemuka di Inggris. Sasaran utama operasi ini dilaporkan adalah Anas Altikriti, seorang aktivis Muslim yang berbasis di London.
Menurut laporan yang beredar, UEA menggunakan jasa personel keamanan swasta asal Israel untuk memantau dan mengumpulkan informasi mengenai Altikriti. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai privasi dan potensi pelanggaran hukum di wilayah Inggris.
Anas Altikriti, yang dikenal sebagai seorang akademisi dan aktivis, telah menjadi sorotan publik terkait pandangannya. Tuduhan bahwa sebuah negara asing menggunakan agen untuk mengawasinya di tanah Inggris menjadi isu krusial yang memerlukan peninjauan lebih lanjut.
Detail mengenai operasi ini masih terus terkuak, namun indikasi awal menunjukkan adanya upaya terstruktur untuk melacak aktivitas dan komunikasi Altikriti. Laporan ini mengutip sumber-sumber yang mengklaim memiliki pengetahuan mengenai kesepakatan tersebut.
Pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan operasi ini belum memberikan komentar resmi. Namun, temuan ini diperkirakan akan memicu reaksi dari pemerintah Inggris dan komunitas internasional terkait dengan kedaulatan negara dan penegakan hukum.
