Seorang karyawan restoran Korea di Surabaya dengan inisial MAD diduga telah berulang kali menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh atasannya, seorang warga negara Korea Selatan. Laporan mengenai dugaan pelecehan ini telah resmi disampaikan kepada pihak Polrestabes Surabaya, dan saat ini kasus tersebut tengah dalam proses penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian.
Peristiwa yang memicu laporan ini diduga terjadi di lingkungan tempat kerja, yaitu sebuah restoran Korea yang beroperasi di Surabaya. Korban, yang diidentifikasi dengan inisial MAD, disebut-sebut mengalami pelecehan seksual secara berulang oleh atasannya. Dugaan pelecehan ini menimbulkan keresahan dan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, Polrestabes Surabaya telah memulai proses penyelidikan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini demi menegakkan keadilan bagi korban dan memastikan tidak ada lagi tindakan serupa yang terjadi di kemudian hari. Detail mengenai kronologi pasti dan bentuk pelecehan yang dialami korban masih menjadi fokus dalam penyelidikan yang sedang berjalan.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi liar mengenai kasus ini dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat. “Kami sedang mendalami laporan ini. Kami akan memanggil saksi-saksi dan terlapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar salah seorang perwakilan dari Polrestabes Surabaya yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi pada Senin, 21 Maret 2022. Pernyataan ini menegaskan keseriusan polisi dalam menangani dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan warga negara asing tersebut.
