Babak Pertama Piala Dunia 2026: Kroasia Gagal Tembus Pertahanan Solid Panama, Modric ‘Terganggu’

Emanuel

Toronto, CNN Indonesia – Duel perdana Grup A Piala Dunia 2026 antara Kroasia dan Panama di Stadion Toronto, Selasa (23/6) waktu setempat atau Rabu (24/6) dini hari WIB, berakhir tanpa gol di babak pertama. Timnas Kroasia yang berstatus finalis Piala Dunia 2022, terlihat kesulitan membongkar pertahanan disiplin Panama, bahkan magis sang kapten, Luka Modric, tampak meredup di paruh awal pertandingan.

Sejak peluit kick-off dibunyikan oleh wasit Pierre Atcho dari Gabon, Kroasia yang tampil dengan jersey merah putih khasnya, mengambil inisiatif serangan. Namun, mereka memilih pendekatan yang berhati-hati di menit-menit awal, menghindari permainan terbuka yang berisiko. Tim besutan Zlatko Dalić ini tidak langsung menerapkan tempo tinggi, lebih fokus membangun serangan dari lini tengah.

Memasuki menit ke-10, intensitas pertandingan mulai meningkat. Timnas Panama, yang dijuluki ‘mesin tempur’, mulai menemukan ritme permainannya. Laga pun berubah menjadi pertarungan sengit di sektor tengah lapangan, di mana kedua tim berusaha mengontrol jalannya pertandingan. Gelandang-gelandang berpengalaman seperti Luka Modric dan Mateo Kovacic dari Kroasia beradu taktik dengan para pemain Panama.

Hingga paruh pertama mencapai menit ke-30, statistik menunjukkan jalannya pertandingan yang relatif minim peluang berbahaya. Tercatat hanya tiga tembakan yang dilepaskan oleh kedua tim, dan hanya satu yang mengarah tepat sasaran. Tembakan yang mengarah ke gawang tersebut berasal dari kubu Panama, namun tidak cukup merepotkan penjaga gawang Kroasia, Dominik Livakovic.

Di sisa waktu normal babak pertama, Kroasia mencoba meningkatkan tekanan, khususnya melalui serangan-serangan yang dibangun dari sektor sayap. Mereka berulang kali mencoba menusuk pertahanan Panama dengan umpan-umpan silang dan pergerakan individu pemain sayap. Namun, barisan pertahanan Panama terbukti tampil sangat solid dan terorganisir. Duet bek tengah Jiovany Ramos dan Jose Cordoba mampu meredam setiap ancaman yang datang.

Kekokohan pertahanan Panama ini secara efektif membatasi ruang gerak dan kreativitas para pemain Kroasia, termasuk Luka Modric. Sang kapten, yang menjadi motor serangan dan inspirasi permainan tim Vatreni, terlihat kesulitan untuk melepaskan tembakan jarak jauh yang mematikan atau mengirimkan umpan terobosan krusial. Peran Modric sebagai jenderal lapangan tengah seolah teredam oleh pressing ketat para pemain Panama.

Penampilan Kroasia di babak pertama ini sangat kontras dengan performa gemilang mereka di Piala Dunia 2022 yang berhasil mencapai final. Ketangguhan dan determinasi yang menjadi ciri khas timnas berjuluk Vatreni tersebut belum sepenuhnya terlihat. Mereka tampak kesulitan menemukan celah dan menciptakan peluang bersih.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor imbang 0-0 bertahan. Kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa kedua tim akan kembali ke lapangan dengan strategi yang lebih agresif di babak kedua. Panama diprediksi akan tetap mengandalkan pertahanan rapat mereka sambil mencari kesempatan melalui serangan balik cepat, sementara Kroasia harus menemukan cara baru untuk mendobrak tembok pertahanan lawan demi meraih poin penuh.

Pertandingan ini juga menyoroti potensi kejutan di Piala Dunia 2026. Tim-tim yang dianggap ‘underdog’ seperti Panama menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas dan organisasi permainan yang dapat merepotkan tim-tim kuat. Bagi Kroasia, hasil imbang di babak pertama ini menjadi pelajaran berharga dan tantangan untuk segera menemukan kembali performa terbaik mereka di sisa pertandingan grup.

Susunan Pemain Kedua Tim:

Panama: Oriando Mosquera (Penjaga Gawang); Jiovany Ramos, Jose Cordoba, Andres Andrade (Bertahan); Amir Murillo, Carlos Harvey, Edgar Barcenas, Cesar Blackman (Gelandang); Cristian Martinez, Jose Fajardo, Jose Luis Rodriguez (Penyerang).

Kroasia: Dominik Livakovic (Penjaga Gawang); Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pangracic, Josko Gvardiol (Bertahan); Luka Modric, Mateo Kovacic (Gelandang); Mario Pasalic, Martin Baturina, Ivan Perisic (Gelandang Serang); Petar Musa (Penyerang).

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All