Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Serangan Rudal Rusia Gempur Kyiv, Belasan Tewas dan Puluhan Terluka

Oleh Emanuel August 21, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Ibu kota Ukraina, Kyiv, dilanda serangan rudal besar-besaran pada Senin, 10 Oktober 2022. Gelombang serangan rudal Rusia menghantam berbagai wilayah di kota tersebut, memicu belasan ledakan dahsyat dan kobaran api di sejumlah lokasi. Peristiwa tragis ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka yang signifikan.

Menurut laporan terkini, sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas akibat gempuran rudal tersebut. Selain itu, sekitar 30 orang lainnya mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis. Tingkat kerusakan diperkirakan meluas, mengingat intensitas serangan yang terjadi.

Serangan yang terjadi tepatnya pada Senin pagi itu tampaknya menyasar infrastruktur penting di ibu kota Ukraina. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengonfirmasi adanya ledakan di beberapa distrik, termasuk di pusat kota. Ia juga melaporkan bahwa sistem pasokan listrik dan air di beberapa area mengalami gangguan akibat serangan tersebut.

Militer Ukraina menyatakan bahwa Rusia melancarkan setidaknya 75 rudal ke berbagai kota di Ukraina, termasuk Kyiv. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menegaskan bahwa serangan ini merupakan respons Rusia terhadap serangan yang diklaim dilakukan Ukraina terhadap Jembatan Kerch di Krimea pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Zelensky menambahkan, “Mereka mencoba menghapus kita dari muka bumi.” Pernyataan ini disampaikan Zelensky melalui Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa serangan rudal mereka telah berhasil mengenai semua target yang ditentukan. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, menyatakan bahwa pasukan Rusia telah menghancurkan sistem pertahanan udara Ukraina dan instalasi militer di negara tersebut. Klaim ini disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin.

Serangan brutal ini menuai kecaman internasional. Sejumlah negara dan organisasi internasional mengutuk keras tindakan Rusia yang dinilai telah melanggar hukum internasional dan prinsip kemanusiaan. Dampak serangan ini diperkirakan akan semakin memperburuk krisis kemanusiaan yang telah berlangsung di Ukraina.

Bagikan: Facebook X WhatsApp