Tottenham Hotspur berduka atas meninggalnya Terry Dyson, salah satu pemain kunci dalam tim legendaris mereka yang meraih “Double” pada musim 1960-61. Winger lincah ini menghembuskan napas terakhirnya pada usia 91 tahun. Klub mengonfirmasi kepergian Dyson pada hari Kamis, sembari memberikan penghormatan mendalam kepada mantan pemainnya yang telah mencatatkan 209 penampilan dan mencetak 55 gol untuk Spurs selama sepuluh tahun kariernya.
Dyson dikenal sebagai bagian integral dari skuad asuhan Bill Nicholson pada musim 1960-61, yang berhasil menjadi tim Inggris pertama di abad ke-20 yang menyabet gelar Liga Divisi Satu dan Piala FA sekaligus. Prestasi “Double” ini menjadi tonggak sejarah bagi Tottenham Hotspur.
Namun, salah satu momen paling gemilang dalam karier Dyson justru terjadi dua tahun kemudian, pada tahun 1963. Dalam pertandingan final Piala Winners Eropa, ia mencetak dua gol krusial yang mengantarkan Spurs meraih kemenangan telak 5-1 atas Atlético Madrid. Gol-gol tersebut tidak hanya memastikan gelar bagi Tottenham, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pahlawan di kancah Eropa.
Lebih jauh lagi, Terry Dyson adalah satu-satunya pemain Tottenham Hotspur yang berhasil mencetak hat-trick dalam pertandingan derby London Utara melawan Arsenal. Prestasi langka ini semakin menegaskan statusnya sebagai legenda klub.
