Friday, 21 August 2026
BREAKING
DUNIA

Indonesia-Malaysia Perkuat Kolaborasi Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan Lintas Batas

Oleh Heni Maulidya August 21, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk memperkuat kerja sama lintas batas dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menimbulkan kabut asap lintas negara di wilayah Kalimantan. Kesepakatan ini mencuat seiring dengan meningkatnya kekhawatiran akan dampak buruk karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di kedua negara.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar bertemu dengan Menteri Sumber Daya Alam Malaysia Dato Sri Tuan Haji Nik Nazmi Nik Ahmad pada 18 Mei 2023 di Putrajaya, Malaysia. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk meningkatkan sinergi dalam mencegah dan menangani karhutla.

Fokus utama kerja sama ini adalah pada area Kalimantan, yang secara geografis memiliki garis perbatasan yang panjang antara kedua negara. “Kita akan tingkatkan kerja sama lintas batas, di mana kita seringkali mengalami kabut asap lintas batas akibat karhutla di Kalimantan,” ujar Siti Nurbaya dalam keterangan persnya.

Siti Nurbaya menekankan pentingnya pendekatan terpadu dan kolaboratif, mengingat sifat karhutla yang tidak mengenal batas administratif. Upaya pencegahan, deteksi dini, serta pemadaman api akan menjadi prioritas utama. Selain itu, kedua negara juga akan bertukar informasi dan teknologi terkait penanganan karhutla.

Kesiapan Malaysia untuk menjalin kerja sama yang lebih erat ini disambut baik oleh Indonesia. Hal ini mencerminkan kesadaran bersama akan urgensi penanganan karhutla yang berdampak signifikan. “Malaysia siap untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam mengatasi masalah kabut asap lintas batas,” tegas Dato Sri Tuan Haji Nik Nazmi Nik Ahmad.

Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dan merumuskan strategi baru yang lebih adaptif terhadap tantangan karhutla yang terus berkembang. Dengan penguatan kolaborasi lintas batas, diharapkan penanganan karhutla di Kalimantan dapat berjalan lebih efektif, sehingga meminimalkan dampak negatif kabut asap bagi kedua negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp