Thursday, 20 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Duvakitug Tunjukkan Hasil Memuaskan dalam Pengobatan Kolitis Ulseratif dan Penyakit Crohn

Oleh Rini Widiyarti August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Obat investigasional berupa antibodi monoklonal anti-TL1A, duvakitug, dilaporkan menunjukkan hasil yang signifikan secara klinis dibandingkan dengan plasebo pada pasien dengan penyakit radang usus (inflammatory bowel disease/IBD). Hasil uji klinis RELIEVE UCCD ini mengungkap potensi duvakitug dalam menangani dua kondisi IBD yang umum, yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn.

Dalam studi tersebut, duvakitug berhasil mencapai remisi klinis pada minggu ke-14 bagi pasien yang menderita kolitis ulseratif. Sementara itu, untuk pasien dengan penyakit Crohn, obat ini menunjukkan respons endoskopik yang positif. Yang tak kalah penting, tidak ada kekhawatiran keamanan baru yang teridentifikasi selama penelitian berlangsung, menandakan profil keamanan yang baik.

Duvakitug, yang merupakan produk dari Teva Pharmaceuticals dan Sanofi dengan kode TEV-48574, memberikan harapan baru bagi pasien IBD. Terapi yang ada saat ini untuk penyakit Crohn (CD) dan kolitis ulseratif (UC) yang aktif pada tingkat sedang hingga berat seringkali diiringi dengan kejadian efek samping yang merugikan. Lebih lanjut, respons pasien terhadap pengobatan yang ada tidak selalu optimal, sehingga kebutuhan akan terapi yang lebih efektif dan aman sangatlah mendesak.

Uji klinis RELIEVE UCCD dirancang untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan duvakitug pada pasien dewasa dengan penyakit Crohn dan kolitis ulseratif. Parameter utama yang diamati mencakup pencapaian remisi klinis dan respons endoskopik, serta evaluasi profil keamanan melalui pemantauan kejadian efek samping. Hasil yang dilaporkan dari uji coba ini memberikan gambaran optimis mengenai potensi duvakitug sebagai pilihan pengobatan di masa depan untuk IBD.

Bagikan: Facebook X WhatsApp