Thursday, 20 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Pedro Acosta Tancap Gas ke GASGAS, Hubungan dengan KTM Berakhir Penuh Frustrasi

Oleh Emanuel August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Pedro Acosta dipastikan akan meninggalkan pabrikan KTM di akhir musim MotoGP 2024. Keputusan ini diambil setelah pembalap muda asal Spanyol tersebut merasa habis kesabaran dengan situasi yang dihadapinya bersama tim pabrikan KTM.

Meski belum diumumkan secara resmi oleh tim, kabar kepindahan Acosta ke tim satelit GASGAS Factory Racing Tech3, yang masih menggunakan mesin KTM, semakin menguat. Langkah ini menandai akhir dari hubungan yang dibangun sejak Acosta menjuarai Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2017.

Kekecewaan Acosta disebut-sebut berakar pada janji yang tidak terpenuhi terkait pengembangan motor dan kesempatan yang dirasakannya terbatas di tim pabrikan. Sumber terdekat menyebutkan bahwa Acosta merasa stagnan dan tidak mendapatkan dukungan yang memadai untuk meraih potensi penuhnya.

Hubungan antara Acosta dan KTM memang tidak selalu mulus. Meskipun telah menunjukkan bakat luar biasa sejak debutnya di kelas Moto3, transisi ke MotoGP bersama tim pabrikan KTM tidak berjalan sesuai harapan. Ia kerap kali harus bersaing dengan rekan setim yang memiliki material yang sama atau bahkan lebih baik, sehingga menyulitkan pencapaian hasil maksimal.

Salah satu poin krusial yang membuat Acosta mengambil keputusan drastis ini adalah perlakuan terhadap pengembangan motor. “Dia merasa ada janji yang tidak ditepati soal arah pengembangan motor,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya kepada media. “Pedro ingin menjadi bagian dari proses yang lebih besar, bukan hanya sekadar tunggangan.”

Selain itu, tekanan untuk segera memberikan hasil terbaik di kelas premier juga menjadi faktor. Acosta, yang dijuluki ‘El TiburΓ³n’ (Sang Hiu), terbiasa mendominasi di kelas-kelas bawah. Namun, persaingan ketat di MotoGP menuntut lebih dari sekadar bakat mentah. Ia membutuhkan motor yang kompetitif dan dukungan tim yang solid.

Perpindahan ke GASGAS Tech3, meskipun masih berafiliasi dengan KTM, diharapkan dapat memberikan angin segar bagi Acosta. Tim satelit ini seringkali menjadi tempat yang lebih kondusif bagi pembalap muda untuk berkembang tanpa tekanan sebesar tim pabrikan. Selain itu, ia mungkin akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi fokus utama dalam pengembangan motor di tim tersebut.

Keputusan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Acosta adalah salah satu talenta paling menjanjikan di MotoGP saat ini. Namun, bagi Acosta sendiri, ini adalah langkah yang harus diambil demi masa depan kariernya. Frustrasi yang menumpuk akibat ketidakpuasan terhadap situasi di KTM akhirnya mendorongnya untuk mencari petualangan baru, demi mengejar impian menjadi juara dunia MotoGP.

Bagikan: Facebook X WhatsApp