Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
DUNIA

AS Kecam Eskalasi di Suriah Pasca Serangan Udara Israel ke Pangkalan Udara

Oleh Rini Widiyarti August 19, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Amerika Serikat mengecam keras serangan udara Israel terhadap pangkalan udara di Suriah yang disebut sebagai “eskalasi yang tidak perlu”. Serangan yang terjadi pada hari Senin, 7 April 2024, tersebut menuai reaksi keras dari Damaskus yang menyebutnya sebagai “tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan” yang membahayakan keamanan regional.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan resminya menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan militer Israel tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS menegaskan bahwa Washington tidak menyetujui serangan yang dapat memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Militer Israel mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap peluncuran roket dari Suriah yang ditujukan ke Dataran Tinggi Golan. Namun, pihak Suriah membantah keras klaim tersebut dan menyatakan bahwa serangan Israel tidak memiliki dasar.

Pihak Suriah melalui Kementerian Luar Negeri mereka merilis pernyataan yang sangat keras terhadap tindakan Israel. “Ini adalah tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima yang membahayakan keamanan dan stabilitas regional,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Damaskus juga menuduh Israel menggunakan dalih keamanan untuk melakukan agresi yang melanggar kedaulatan Suriah.

Serangan udara Israel dilaporkan menargetkan Pangkalan Udara Shayrat di Provinsi Homs. Pangkalan udara ini sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan pada April 2017, yang juga diklaim oleh AS sebagai respons terhadap dugaan penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah.

Dampak langsung dari serangan ini belum sepenuhnya terungkap, namun laporan awal menyebutkan adanya kerusakan material di pangkalan udara tersebut. Insiden ini kembali menyoroti kompleksitas konflik yang terus berlanjut di Suriah dan potensi eskalasi yang lebih luas di kawasan tersebut, terutama dengan keterlibatan kekuatan regional dan internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp